SURABAYA (Suarapubliknews) ~ Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) senantiasa mempererat relasi global dalam upaya menghasilkan lulusan terbaiknya. Salah satunya ditunjukkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara ITS dengan Hochschule Wismar (HSW) dari Jerman untuk program magister gelar ganda Departemen Teknik Transportasi Laut (Transla) di Gedung Rektorat ITS.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyampaikan bahwa ITS dengan HSW telah lama menjalin kerja sama di bidang kemaritiman. Kolaborasi terdahulu tersebut dilakukan dalam bentuk program gelar ganda sarjana dan magister di Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS. “Kerja sama ini telah berhasil menghasilkan lulusan internasional yang kompeten dan profesional dalam bidang ini,” katanya.
Bukan hanya perjanjian di atas kertas, Bambang mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kelanjutan dari kolaborasi bermakna yang telah lama terbangun. Menurutnya, kepercayaan antara keduanya menjadi bentuk investasi masa depan untuk membangun industri kemaritiman global. “Harapannya hal ini dapat bermanfaat untuk masing-masing institusi dan negara, serta komunitas maritim dunia,” ujar Guru Besar Teknik Mesin ITS ini.
Lebih lanjut, Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyebutkan bahwa program yang memungkinkan skema pertukaran pelajar ini mampu menjadi kegiatan yang luar biasa. Hal ini karena mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman dan pandangan baru dalam menekuni bidang kemaritiman. “Program ini bukan sekadar untuk mendapatkan gelar, tetapi juga agar menghasilkan lulusan yang dapat kembali dan berkontribusi di negaranya” tekannya.
Sementara itu, perwakilan dari Hochschule Wismar Prof Dr Marianne Schmolke menyatakan melihat adanya potensi kerja sama dengan ITS dalam menanggapi permasalahan global saat ini. Hal tersebut diungkapkannya tentang pentingnya menghasilkan hasil riset dan lulusan yang dapat menciptakan dampak kepada sekitar. “Saya rasa kita dapat saling belajar dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ditandatanganinya kerja sama ini telah menunjukkan keseriusan ITS dalam mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Hal tersebut mencakup poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Keduanya pun berharap agar kolaborasi ini dapat menghasilkan program pendidikan yang mendukung bidang kemaritiman yang berdampak. (q cox, tama dini)












