4 Siswa SMP Masuk Final Lomba Cerdas Cermat Anti Kurupsi, Ini Respon Kadindik Pemkab Kediri

KEDIRI (Suarapubliknews) – Drs Sujud Winarko, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengaku bangga dan akan memberikan dukungan moral kepada 4 siswa siswi SMPN di wilayahnya yang mengikuti babak final dalam lomba cerdas cermat

“Dukungan serta suport akan kita lakukan kepada adik-adik yang mengikuti final dalam lomba cerdas cermat di Hari anti Korupsi Internasional pada hari kemarin,” Ucap Drs Sujud Winarko. Rabu (11/12/2019)

Kata Sujud, untuk siswa yang masuk putaran final diantaranya dari MTSN 5 Kediri, SMPN 1 Kandangan, SMPN 1 Badas, SMPN 1 Pagu, dengan menyingkirkan 64 orang pesaingya sejak dari babak penyisihan hingga ke semi final.

“Kami merasa bangga sama mereka semuanya.Dan untuk masalah menang itu urusan nanti yang penting suda bisa ngikuti babak final,saya suda senanang,” Jelas Kata Drs Sujud Winarko

Hadir pada kesempatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Kediri, Rohmadi, SH, MH, perwakilan Dinas Pendidikan serta Kantor Kemenag Kab. Kediri. Dalam sambutannya, Kepala Kejari mengatakan, hari anti korupsi internasional diperingati setiap tanggal 9 Desember.

“Saya berharap para siswa untuk menghindari narkoba dan jangan sampai coba-coba barang haram tersebut. Ukir prestasimu tanpa penggunaan narkoba dan buat bangga sekolah dan keluarga kalian,” pesan Rohmadi.

Menurut dia, acara cerdas cermat ini bertujuan untuk mencari bibit berprestasi di Kab. Kediri, memperkenalkan apa itu korupsi dan tugas serta fungsi kejaksaan. Di hari anti korupsi internasional ini, generasi muda diberi pemahaman bahwa korupsi adalah perbuatan tercela.

Dia menambahkan, bahwa Korupsi mengakibatkan kerugian negara dan tidak maksimalnya program pembangunan. Pelaksanaan lomba ini diharapkan juga dapat menumbuhkembangkan sikap jujur dan anti korupsi pada peserta.

Sementara itu Ika Ayuningtyas, Kasi Intelijen selaku Ketua Panitia mengungkapkan, lomba cerdas cermat ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang tipikor dan tupoksi kejaksaan dalam melaksanakan tindak pidana korupsi.

Untuk penyerahan juara lomba akan dilaksanakan saat resepsi Hari Anti Korupsi Internasional pada tanggal 9 Desember 2019 setelah upacara.

“Sebagai Juara 1 adalah MTSN 5 Kediri, juara 2 SMPN 1 Badas, juara ke 3 SMPN 1 Pagu dan harapan 1 SMPN 1 Kandangan. Saya ucapkan selamat kepada peserta yang telah juara, semoga prestasi ini akan terus diukir dan sampai ketemu lagi tahun depan,” kata Ika.

Nur Miftakul Fuad, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan menjelaskan acara ini sangat positif, karena dapat menumbuhkembangkan sikap anti korupsi, sikap jujur dan bersih pada generasi muda. Hal ini pun sesuai Nawa Cita Presiden RI yaitu terkait revolusi mental, kemudian arahnya juga penguatan pendidikan karakter pada anak-anak.

“Saya berpesan kepada anak-anak yang juara maupun yang kalah, ini bukanlah akhir dari segala. Tapi inilah awal untuk menggerakkan dan memberi contoh bagi lingkungan sekitarnya bagaimana menularkan dan menjadi kader-kader generasi muda yang bersih, jujur dan anti korupsi,” pungkas Fuad. (q cox, Iwan)

Reply