A.H Thoni Minta Ketidakhadiran Ratih Retnowati Dipandang dari Sudut yang Terukur

SURABAYA (Suarapubliknews) – A.Hermas Thoni.Msi, Wakil Ketua DPRD Surabaya mengatakan jika ketidakhadiran Ratih Retnowati anggota Fraksi Demokrat-Nasdem yang saat ini tercatat sebagai anggota Komisi B, harus dipandang dari sudut yang terukur.

Oleh karenanya, A.H Thoni meminta kepada semua alat kelengkapan dewan untuk bekerja bersungguh-sungguh, utamanya yang berkaitan dengan ketidakhadiran Ratih yang saat ini sedang berjuang menghadapi hukum.

“Pandangan ini juga berlaku kepada partainya. Jangan hanya karena tidak bisa hadir, lantas dengan gampang mengeluarkan surat yang belakangan muncul penilaian soal suka dan tidak suka. Ini harus dihindari,” ucap A.H Thoni kepada media ini. Jumat (11/10/2019)

Namun jika akhirnya dipersoalkan, A.H Thoni meminta agar keberadaannya di Komisi dan Paripurna dijadikan resensi, artinya dijadikan landasan untuk mengambil langkah lanjutan.

“Maka yang paling berperan adalah Badan Kehormatan karena kaitannya dengan kinerja dan tatib. Namun masalahnya, jika yang dipersoalkan hanya karena ketidakhadirannya, maka saya berpendapat justru Mbak Ratih yang saat ini berstatus anggota dewan sedang menunjukkan kepatuhannya terhadap hukum,” tandasnya.

Menuru dia, Ratih justru menunjukkan dirinya sebagai warga negara yang baik. Perkara dampaknya tidak bisa memenuhi kehadiran, ini adalah persoalan lain karena ini kaitannya dengan tugas dan fungsi kedewanan.

“Kalau tugas dan fungsinya masih bisa dihendel oleh yang lain, tentu tidak ada masalah. tetapi jika sebaliknya, maka akan terjadi ketimpangan. Apalagi yang berkaitan dengan masyarakat pemilihnya,” tuturnya.

Maka A.H Thoni berharap, nantinya BK bisa mengambil langkah yang bijak, karena proses hukum yang dihadapi Ratih telah berlangsung sejak sebelum Pemilu 2019.

“Maka ketika Mbak Ratih kembali terpilih, itu artinya masih banyak masyarakat yang menaruh harapan kepada beliau agar bisa memperjuangkan aspirasinya. Ini bukti jika ternyata Mbak Ratih ini adalah sosok yang luar biasa, karena dari sekian anggota dewan yang saat ini berproses hukum, hanya beliau yang kembali terpilih,” pungkasnya. (q cox)

Reply