Ajak Anak Indonesia Bergembira, UK Petra Gelar Clown Show Charity

SURABAYA (Suarapubliknews) – Anak yang bahagia adalah modal bangsa. Semua anak berhak untuk tumbuh dengan belajar nilai-nilai positif melalui cara yang membahagiakan. Hal ini yang melatar belakangi terselenggaranya Clown Show & Big Giant Balloon Show Charity Night.

Kepala Bidang Program English for Creative Industry UK Petra, Meilinda, S.S, M.A mengatakan acara ini merupakan kerjasama Program English for Creative Industry UK Petra dengan alumni Sastra Inggris dan Teknik Sipil UK Petra, yang menggawangi Indonesia Clown Alley.

“Kami ingin anak Indonesia tumbuh bahagia dan belajar nilai-nilai positif melalui cara yang membahagiakan. Ini bisa kita upayakan, ini juga sebagai community responsible kita,” katanya.

Dalam pementasan berdurasi tiga jam ini Ricky Abraham, S.S., (alumni Sastra Inggris) dan Yogi Adianta Simon, ST., (alumni Teknik Sipil) akan melibatkan para clown dari negara lain. Mereka diantaranya adalah Uncle Button (Sam Tee) dari Malaysia, Deaw dari Thailand dan Master Clown Edmund Khong dari Singapura koordinator World Clown Association, Asia Region.

Uniknya pementasannya juga mengusung konsep amal untuk membantu para Anak Kebutuhan Khusus. Pendapatan dari penjualan tiket akan digunakan untuk menghadirkan kelompok Anak Kebutuhan Khusus, anak panti asuhan atau kelompok belajar marginal untuk berkesempatan melihat penampilan istimewa ini dan membuat mereka bahagia.

Diantaranya komunitas Cerebral Palsy dan murid-murid SD SLB Karya Mulia. Seringkali profesi badut dipandang sebelah mata, sehingga tak jarang hanya ditampilkan di acara ulang tahun anak tanpa tujuan menanamkan nilai positif bagi anak. Badut tak hanya belajar teknik menghibur, sulap saja akan tetapi juga mengatur bercerita yang baik tanpa berlagak membodohi diri sendiri atau yang lainnya.

Salah satu pendiri Indonesia Clown Alley Ricky mengatakan Ia dan teman – teman ingin memberikan edukasi pada masyarakat tentang badut yang ternyata bisa mengusung nilai-nilai pesan yang baik dan berdampak positif.

“Sebab badut bisa memberikan harapan hidup bagi anak-anak. Penampilan badut juga banyak digunakan saat self healing di tempat-tempat bencana,” katanya.

Sementara itu Badut asal Malaysia Uncle Botton Sam Tee dalam pementasan berpesan Iman dan pengharapan adalah milik kita untuk anak anak dan generasi yang akan datang. Kita disini meski kita berbeda dan datang jauh dari macam macam bangsa untuk membawa ke dunia ini untuk yang muda yang tua sehat maupun sakit.

“Kami bukan hanya bawa tawa tapi kami mau berbagi pengharapan dan iman. Saat kita punya iman dan pengharapan kita dapat bersama dan terbesar dari semuanya adalah kasih. Membuat duniaku dan duniamu menjadi tempat yang sangat berbahagia,” katanya.

Secara bergantian badut dari empat negara akan bermain dan menyampaikan nilai-nilai luhur tentang kehidupan dalam atraksi mereka pada anak-anak. Tampilan tak hanya menggunakan balon biasa saja akan tetapi juga akan ada tampilan unik yaitu tampilan balon raksasa. (q cox, Tama Dinie)

Reply