Bonek Persebaya ISL Unjuk Kekuatan

Seakan tak ingin kalah dengan masa Bonek Mania Persebaya 27 pimpinan Andi Pocek yang melakukan aksi di Balai Kota Surabaya beberapa hari yang lalu, kali ini ribuan Bonek Mania pendukung Persebaya ISL unjuk gigi dengan melakukan karnaval keliling kota Surabaya untuk memberikan dukungannya terhadap Persebaya Surabaya di Liga ISL mendatang.

SURABAYA (SPNews) – Meski secara langsung tidak bertujuan untuk membuat masa Bonek tandingan pasca masa Bonek pimpinan Andi Pocek melakukan domontrasi di depan Balai Kota Surabaya, namun kesan adanya saling pamer kekuatan diantara masing-masing kubu pendukung tak bisa hindarkan.

Ribuan masa Bajol Ijo pendukung Persebaya ISL turun jalan dengan menyanyikan lagu-lagu yang bertemakan dukungan terhadap tim kebanggaannya yakni Persebaya Surabaya yang akan berlaga dalam putaran kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 minggu depan di kota Kediri Jatim.

Untuk diketahui bahwa Persebaya Surabaya ISL (sebelumnya DU – red) termasuk dalam daftar 22 klub yang di umumkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai calon peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014. Keputusan ini merupakan hasil dari proses verifikasi terhadap 25 klub yakni 18 klub Indonesia Super League (ISL) dan 7 klub Indonesia Premier League (IPL) yang dilakukan sejak 27 November hingga 10 Desember 2013.

Padahal sebelumnya Sekjen PSSI, Joko Driyono, menjelaskan melalui beberapa media bahwa tidak ada satupun dari 22 tim yang lolos verifikasi memenuhi lima aspek yakni finansial, infratruktur, legal dan hukum, administrasi, dan pembinaan usia muda. Namun, mengingat kompetisi tetap harus dijalankan, menurut Joko, Komite Eksekutif PSSI memfokuskan dua aspek prioritas yakni finansial dan infrastruktur. Selasa (10/12/2013)

Dari kedua aspek tersebut, 22 tim yang bisa memenuhi di antaranya 18 klub ISL (tiga diantaranya tim promosi) dan 4 klub IPL. Keempat klub IPL tersebut adalah PSM Makassar, Semen Padang, Persijap Jepara, dan Persiba Bantul. Dengan begitu, Pro Duta, Perseman Manokwari, dan Persepar Palangkaraya tidak lolos.

Dari segi finansial, Joko menjelaskan ada 7 klub ISL dan 2 klub IPL masih bermasalah. Tujuh klub ISL adalah Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, Arema, Persela Lamongan, Persepam Madura United, Persik Kediri, dan Perseru Serui.

Sementara dua klub IPL adalah Persijap Jepara dan Persiba Bantul.  Aspek finansial berupa audit keuangan musim lalu, proyeksi keuangan musim depan, dan tidak boleh ada tunggakan gaji pemain. (q cox)

Reply