Dewan Ancam Tutup Akses Jalan Perumahan Villa Bukit Mas Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) –Keberadaan perumahan Villa Bukit Mas yang dikenal sebagai salah satu kawasan elit di Kota Surabaya, kini terancam ditutup akses jalan masuknya, karena belakangan diketahui telah menggunakan lahan milik warga.

Pengembang perumahan Villa Bukit Mas terbukti menyerobot lahan milik warga atas nama Sugiharto, dengan bukti putusan Mahkamah Agung (MA) soal sengketa lahan warga dengan pihak Villa Bukit Mas. Yang hingga saat ini belum juga dilakukan oleh Villa Bukit Mas, dalam hal ini membayar ganti rugi sebesar Rp 3,3 milyar.

Tidak hanya itu, menurut Herlina Harsono Njoto Ketua Komisi A DPRD Surabaya juga mengatakan bahwa Pengembang perumahan Villa Bukit Mas ini ternyata juga telah tiga kali mangkir dari undangan hearing Komisi A. Oleh karenanya, pihaknya akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.

“Bisa saja permasalahan ganti rugi dengan warga di sekitar perumahan memang belum diselesaikan, maka usai sidak akses jalan ke perumahan tidak menutup kemungkinan akan kita pagari.”ujarnya, kepada wartawan, di gedung dewan, Senin (05/12/16).

Hal senada juga dikatakan Armuji Ketua DPRD Surabaya, yang mendesak agar Villa Bukit Mas segera membayar ganti rugi sesuai yang ditetapkan MA. Terlebih keputusan itu sudah berkekuatan hukum tetap. “Mereka memakai lahan warga jadi wajar jika kemudian pemiliknya mengajukan gugatan,”.ungkapnya. (q cox)

Reply