Ditjen PK Trans Kunjungi Transmigrasi Nelayan di Tanah Bumbu

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) – Kabupaten Tanah Bumbu mendapat kunjungan dari Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PKTrans), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)
H Muhammad Nurdin. Senin (15/04/2019).

Rombongan kementerian tersebut dalam rangka unjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan para transmigrasi nelayan di Kecamatan Angsana.

Kunjungannya disambut Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnakertranskop dan UM) Tanah Bumbu, Avian Noor.

Bupati H Sudian Noor saat menerima Dirjen PKTrans menyambut gembira kunjungan kerja Dirjen bersama rombongan ke Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati berharap kunjungan kerja ini semakin mempererat silaturahmi kedua belah pihak, sehingga diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Terkait Transmigrasi nelayan di Tanbu, Bupati menjelaskan banyak program yang digulirkan untuk mensejahterakan para trans nelayan Angsana.

“Baru-baru tadi, pemerintah daerah menyerahkan bus angkutan sekolah untuk antar jemput pelajar. Ini dilakukan guna mempermudah anak-anak trans nelayan menempuh dunia pendidikan,” sebut Bupati.

Bupati menambahkan, Desa Angsana merupakan desa wisata yang terus dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Namun pengembangan tersebut tentunya pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendirian dan membutuhkan perhatian semua pihak.

“Ada beberapa fasilitas yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat di Trans Nelayan dan Desa Wisata Angsana,” sebutnya, seraya mengatakan selain infrastruktur yang diperlukan adalah peningkatan SDM dan lainnya.

Sementara itu, Ditjen PKTrans H Muhammad Nurdin mengatakan kunjungan ke Tanah Bumbu dalam rangka silaturahmi sekaligus melihat secara langsung perkembangan Trans Nelayan di Tanah Bumbu.

“Saya sudah berkeliling ke seluruh Indonesia untuk melihat UPT Nelayan, tetapi Trans Nelayan di Tanah Bumbu ini yang wilayahnya sangat startegis karena paling banyak potensi alamnya diantaranya potensi perikanan, pariwisata, dan perkebunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan,” sebutnya.

Terkait usulan trans nelayan Angsana yang menginginkan pembangunan masjid karena saat ini nelayan belum memiliki sarana ibadah yang memadai, ia mengatakan usulan tersebut sudah diterima oleh Ditjen PKTrans dan dalam waktu dekat akan terealisasi, karena saat ini sudah masuk pada tahapan lelang.

Kemudian untuk pembangunan sekolah SD juga akan segera direalisasikan.

Selain itu, permohonan pembangunan perkerasan jalan Trans Nelayan juga menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Ditjen PKTrans.

“Beberapa usulan akan kami tampung, baik itu perkerasan jalan maupun Bronjong,” ujarnya. (q cox, Imran)

Reply