DPC PDIP Surabaya Usulkan Nama Risma Maju Cagub di Pilkada Jatim 2018

SURABAYA (Suarapubliknews.net) –Penjaringan bakal calon kepala daerah (Bacakada) di internal DPD PDI Perjuangan Jatim telah dibuka sejak kemarin tanggal 1 Juni, yang sedianya bakal ditutup pada tanggal 14 Juni 2017.

Oleh karenanya, masing-masing calon yang sudah mendaftarkan diri diharapkan sudah harus mengembalikan formulir pendaftaran yang disertai kelengkapan berkas yang disyaratkan mulai tanggal 15 Juni 2017.

Sampai berita ini dilansir, pendaftar yang tercatat di panitia penjaringan PDIP Jatim masih dua orang yakni atas nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk bakal Cagub dan Kusnadi Ketua DPD PDIP Jatim yang saat ini menduduki posisi sebagai Ketua DPRD Jatim sebagai bakal Cawagub.

Masih terkait Pilgub Jatim 2018, secara diam-diam ternyata DPC PDIP Kota Surabaya juga telah memiliki jago yang dinilai akan mampu menjadikan wilayah Jatim lebih baik dari sebelumnya, yakni Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya.

Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Saifudin Zuhri mengatakan, sosok Risma-sapaan akrab Tri Rismaharini-adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki PDIP, bahkan namanya sudah terbukti mendunia.

“Bu Risma adalah salah satu kader PDIP terbaik, dan terbukti telah mampu menata Kota Surabaya seperti sekarang, dan kami nggak mungkin dan ngak etis kalau menilai dan mengajukan sosok yang berasal dari daerah lain,” ujarnya kepada Suarapubliknews.net, via ponselnya, Jumat (2/6/2017)

Sebagai kader, Saifudin Zuhri mengakui jika semua keputusan berada ditangan DPP, namun menurutnya sebagai kader daerah juga memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya, karena yang mengetahui situasi dan kondisi politik secara riil di daerah, adalah kader yang ada di daerah.

“Ini kan masih proses penjaringan, makanya setiap pimpinan cabang kabupten/kota, boleh menyodorkan atau mengajukan sosok kader yang dinilainya baik dan mampu, meskipun keputusannya ada di DPP dan kader PDIP terbaik juga banyak di Jatim,” tandasnya.

Pernyataan yang disampaikan Cak Ipuk-sapaan akrab Saifudin Zuhri ini bukan tidak berdasar, karena jika mengacu kepada hasil survei intern PDIP yang dilakukan beberapa bulan yang lalu, untuk mencari kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Jatim yang memiliki tingkat keterpilihan besar. Survei dilakukan di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ada lima nama yang muncul, dan terdiri dari kader PDIP dan non kader, yang antara lain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Bupati Ngawi Budi Sulistyono alias Kanang serta Kusnadi yang sekarang menjadi Ketua DPD PDIP Jatim sekaligus Wakil Ketua DPRD Jatim.

Dan seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, bahwa selama ini Tri Rismaharini memilih sikap untuk bergeming dengan isu dan wacana soal Pilgub Jatim 2018. Tindakan ini sama persis saat dirinya mulai disebut-sebut masuk dalam bursa Cagub PDIP untuk DKI Jakarta. Yang akhirnya lebih memilih sosok diluar kader PDIP yakni Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Demikian juga dengan kader PDIP bernama Budi Sulistyono alias Kanang, yang saat ini masih aktif menjabat sebagai Bupati Ngawi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Bupati Trenggalek Emil Dardak. (q cox)

Reply