DPRD Surabaya Sorot Macetnya Bantuan Beasiswa untuk 820 Mahasiswa Berprestasi

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Sejak pengelolaan beasiswa diambil alih oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya, sebanyak 820 mahasiswa berprestasi di Universitas Negeri yang selama ini mendapatkan bantuan beasiswa pendidikan dari Dinas Sosial Kota Surabaya harus gigit jari.

Sesuai data yang dihimpun media ini, penerima bantuan beasiswa dari Dinas Sosial (Dinsos) bisa dicairkan sebulan seklai sehingga mahasiswa dapat melakukan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Namun, setelah adanya peralihan ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya, baik bantuan beasiswa maupun uang transport sebesar Rp 400 ribu/bulan sudah tiga bulan ini belum juga diterima mahasiswa penerima bantuan beasiswa. Ironisnya, hingga sekarang belum ada kejelasan dari Dinas Pendidikan kota Surabaya terkait hal tersebut.

Menanggapi hal ini, Agustin Poliana Ketua Komisi D DPRD Surabaya mulai mempertanyakan realisasi bantuan beasiswa dari Pemkot Surabaya tersebut. Kenapa bisa macet saat pengelolaan itu diambilalih Dinas Pendidikan Surabaya.

“Kalau saat ini, penerima manfaat bantuan beasiswa belum cair, macetnya dimana, lalu apa kendalanya apa kok belum cair,” tanya Agustin Poliana. Selasa (20/3/2018)

Menurut Agustin, seharusnya Dinas Pendidikan Surabaya tinggal melanjutkan data nama- nama penerima manfaat beasiswa dari Dinas Sosial Surabaya, sesuai aturan bahwa, mereka penerima manfaat progress setiap semester dengan IP 2,75 untuk standart minimal yang harus dihasilkan bagi penerima beasiswa.

“Harusnya penerima manfaat beasiswa tinggal melanjutkan saja dan progress tiap semester minimal 2,75 bagi penerima beasiswa sampai dia lulus, nanti akan kita koordinasikan dulu,” tambahnya.

Sampai berita ini dilansir, media ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya. (q cox)

Reply