Dukung Industri Hijau, SI Gelar reen Industry Photohunt 2017

TUBAN (Suarapubliknews.net) – Semen Indonesia menyadari bahwa keberlanjutan operasional yang disertai dengan terjaganya kelestarian alam dan meningkatnya kesejahteraan sosial akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan kegiatan operasi.

Direktur Utama, Rizkan Candra, mengatakan hal ini yang melatarbelakangi terselenggaranya Green Industry Photohunt 2017 yang mengundang para pecinta fotografi untuk hadir di kawasan pabrik dan pascatambang yang telah dikelola dengan prinsip industri hijau di Pabrik Tuban.

“Pada masa mendatang, Semen Indonesia Green Industry Photohunt diharapkan mampu menjadi cikal bakal ajang fotogradi yang bergengsi dan menjadi ikon Industry Hijau.” Kata Rizkan Candra, Direktur Utama.

Semen Indonesia Green Industry Photohunt 2017 ini diikuti oleh 25 peserta nasional yang telah melewati seleksi cukup ketat dari total pendaftar sebanyak 545 orang yang berasal dari seluruh penjuru tanah air.

Selama 2 hari pelaksanaan kegiatan Semen Indonesia Green Industry Photohunt 2017 ini, setiap peserta akan diberikan beberapa spot foto di sekitar Pabrik Semen di Tuban. Mulai dari Green belt Batu Kapur dan Embung di Tuban pada hari pertama, serta lokasi Tambang & Glory Hole Reklamasi Tambang dan Batik Ibu Uswatun yang merupakan UMKM binaan Semen Indonesia pada hari kedua.

Lewat kompetisi Semen Indonesia Green Industry Photohunt 2017 ini, setiap peserta akan diberikan edukasi mengenai pengelolaan lahan kawasan pasca tambang dalam industri semen.

Dengan mengusung tema “Untuk Kualitas – Untuk Bumi – Untuk indonesia”, Semen Indonesia berharap melalui karya-karya portofolio hasil dari para peserta Green Industry Photohunt 2017 akan dapat memberikan influence yang positif kepada khalayak agar selalu dan semakin peduli pada lingkungan sekitar yang dapat mereka manfaatkan untuk berbagai hal yang positif.

Hasil Portofolio dari setiap peserta di seleksi oleh 3 orang yang bertindak sebagai juri, yaitu Oscar Motuloh, Yuyung Abdi selaku fotografer jurnalistik senior Jawa Pos, serta Sigit Wahono selaku Kepala Biro Komunikasi Perusahaan. (q cox, td)

Reply