Eratkan Tali Silaturahmi, Gus Ghulam Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Agama

JEMBER (Suarapubliknews) – Mengisi Ramadhan bulan penuh berkah, Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo bersama para Tokoh Lintas Agama menghadiri undangan buka bersama dari Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muqomah KH.Zainil Ghulam, yang ada di Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Selasa (15/5/19)

Menurut Gus Ghulam-panggilan akrab KH.Zainil Ghulam, acara buka bersama kali ini merupakan undangan pribadinya yang bertujuan mempererat Silaturahmi antar tokoh lintas Agama sekaligus menguatkan komitmen kebangsaan sesama anak bangsa.

“Sengaja kami mengundang Kapolres Jember,Tokoh Lintas Agama dari Katholik dan Kristen Protestan kita adakan buka bersama untuk menjalin Silaturahmi lebih dekat, lebih menguatkan lagi tentang Komitmen Kebangsaan,untuk merawat Pancasila dan UUD 45,” kata Gus Ghulam.

Bagi Gus Ghulam, Ramadhan adalah bulan yang suci, bulan yang paling mulia diantara seribu bulan, maka selayaknya kita untuk Lebih meningkatkan ibadah kita melalui Silaturahim.

Gus Ghulam mengatakan, silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama dinilai sangat penting karena memiliki kesamaan komitmen yakani untuk menjaga NKRI menjadikan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.

“Itu yang menjadi tujuan kita pada sore hari ini,kita tidak bicara hal hal lain selain itu saja, yaitu menjalin persaudaraan untuk NKRI,” tandas Gus Ghulam.

Hal yang sama juga disampaikan AKBP.Kusworo Kapolres Jember, yang membenarkan jika kunjungannya dalam rangka memenuhi undangan pribadi buka bersama dari Ketua PC NU Kencong ini.

“Untuk bersilaturahmi bersama Tokoh Lintas Agama, meningkatkan silaturahmi lebih dari segalanya,” terang Kusworo kepada media ini.

Disinggung soal keamanan dan Ketertiban untuk wilayah Jember selatan di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran, Kusworo mengaku optimis jika wilayahnya Kondusif walaupun aksi kejahatan seperti pencurian semakin marak terjadi.

“Insya Allah aman, sama-sama kita jaga keamanan karena keamanan milik kita bersama, nikmat yang tidak bisa di pungkiri adalah nikmat aman dan untuk bisa mewujudkan keamanan itu adalah dari insan setiap pribadi kita saja,” jelas Kusworo. (q cox, Thr)

Reply