Ini Pesan Bupati Sudian Noor Kepada Kepala Desa dan Perangkat di Tanbu

BATULICIN (Suarapubliknews) – Di berbagai kesempatan, Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor kerap menyebutkan bahwa sosok pemimpin adalah pelayanan, termasuk Kepala Desa yang lebih dekat dengan warganya.

Bupati menekankan, semua aparatur adalah pelayanan, dengan demikian sangatlah terlalu, jika di saat masyarakat berurusan namun kantornya kosong.

“Saya tidak ingin perangkat desa termakan hak masyarakat, yang seharusnya masyarakat bisa dilayani tapi orangnya tidak ada, akhirnya kita memakan yang bukan hak kita,” kata H. Sudian Noor saat mengukuhkan Kepala Desa beserta perangkatnya se Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (29/01/2020) di halaman Kantor Bupati.

Begitu juga dipemerintah daerah. Sekarang ungkapnya, sudah diperketat, namun tujuannya bukan untuk menekan tapi sejatinya ingin menghindari pelayanan kurang berjalan sebagaimana mestinya.

“Jangan sampai orang berurusan namun pejabat yang dituju tidak ada , begitu ditanya pejabat yang hari itu ada, jawabnya, tidak ada pelimpahan , ini jangan sampai terjadi.

Menurut Bupati, walaupun Kepala Desa atau pejabat tidak ada, tentu bisa dikomunikasikan lewat HP. “Jangan sampai masyarakat kecewa kerena urusannya tidak lancar, mari kita sama sama bersinergi melayani masyarakat,” tegasnya.

Dia menambahkan, untuk menunjang jalannya pelayan secara optimal diperlukan sebuah sinergitas ataupun kesesuaian program mulai tingkat nasional hingga ke lini desa.

“Program kepala Desa dapat bersinergi dengan program Kabupaten , jangan sampai program kabupaten ada, namun program desa nya tidak ada, silahkan bersinergi dengan baik, saya yakin apa yang menjadi program nasional turun ke Propinsi dan Kabupaten, saya berharap di desa pun bisa menyesuaikan,” tandasnya.

Dengan demikian sebagai pelayan masyarakat, Bupati mengharapkan para Kepala Desa dan perangkatnya untuk memberikan pelayanan dengan respon yang cepat.

Disamping itu lanjutnya, selaku ujung tombak pelayanan, hindari pula bekerja berdasarkan keinginan, apalagi keinginan pribadi dan sekelompok golongan.

“Bekerjalah dengan ber-orientasi pada kebutuhan, sehingga outputnya jelas, semata-mata untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat luas” pungkasnya. (q cox, Imran)

Reply