Jadi Keynote Speaker di Acara UK Alumni Thematic Dinner 2018, Emil Dardak: Lulusan Luar Negeri adalah Aset

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Wakil Gubernur Jatim terpilih, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, menjadi keynote speaker dalam acara “UK Alumni Thematic Dinner 2018: Unlocking East Java Smart Vision” yang digelar Kedutaan Besar Inggris di Surabaya.

Bersama para alumni dari berbagai universitas di Inggris (United Kingdom/UK), Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia memastikan diri siap menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pernyataan ini disampaikan Samuel Hayes, Kepala Deputi Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Inggris, yang memastikan bahwa beberapa poin sinergi akan segera dibicarakan, khususnya dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih, Khofifah-Emil Dardak.

“Sebelumnya antara Inggris dan Indonesia sudah ada beberapa kerja sama yang berjalan dengan baik. Seperti misalnya Kota Surabaya dan Kota Liverpool. ” kata Hayes. Rabu (31/10/2018)

Menurut dia, kerja sama Kota Surabaya dan Kota Liverpool memiliki beberapa poin kerja sama sister city dan sinergi di berbagai aspek mulai dari pelabuhan hingga kesejahteraan masyarakat.

“Nah kali ini bersama dengan Ibu Khofifah dan Pak Emil, kami akan meningkatkan kerja sama itu dari level kota ke level provinsi,” tambahnya.

Gagasan Kepala Deputi Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Inggris ini spontan disambut positif oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih Emil Dardak, yang mengatakan bahwa para lulusan luar negeri, khususnya Inggris, adalah aset yang luar biasa.

“Tentunya ini merupakan hal yang baik untuk pembangunan Jawa Timur ke depan ya. Melalui sinergi dengan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, ditunjang dengan support dari para alumni universitas disana, tentunya itu akan menjadi aset yang hebat,” ujar Emil.

Namun demikian suami artis Arumi Bachsin ini juga mengatakan jika lulusan luar negeri itu tidak berarti selalu lebih hebat.

“Saya bukan penganut paham itu, tapi para lulusan luar negeri ini adalah aset hebat karena mereka memiliki perspektif pemikiran dan jaringan yang berbeda,” pungkas pria yang masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini. (q cox)

Reply