Jalan Rusak Parah, Warga Winongan-Umbulan- Pasuruan Gelar Aksi Tutup Jalan

PASURUAN (Suarapubliknews.net) – Merasa jengah dengan kondisi jalan yang rusak parah akibat lalu lalang armada truk dengan kapasitas yang lebih, warga Desa winongan – Umbulan, Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan, melakukan aksi demo penutupan jalan.

Perkembangan ekonomi di wilayah Desa winongan – Umbulan memang terus berkembang seiring dengan banyaknya kegiatan perekonomian di lokasi tersebut. Diantaranya kegiatan pertambangan galian C, proyek besar, ratusan produsen air kemasan, dan pertanian.

“Aksi penutupan jalan ini akan terus kami lakukan, sampai ada tindakan perbaikan jalan,” ucap salah satu warga setempat saat di konfrimasi Suarapubliknews.net. Senin (18/12/2017)

Hasil pengamatan media ini dilokasi, mendapatkan informasi jika wilayah ini juga mulai dilirik oleh para pengusaha restauran, karena lokasinya yang masih asri. Artinya, perekonomian di Desa Winongan akan semakin berkembang.

Sayangnya, pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di wilayah ini masih belum dibarengi dengan perbaikan sarana dan prasarana sebagai penunjangnya. Bukti kongkritnya adalah soal kelas jalan yang saat ini kondisinya rusak parah, dan sedang dikeluhkan warga setempat.

Salah satu perusahaan di wilayah ini adalah PDAM Surya Sembada Surabaya, yang menggunakan air sumber Umbulan sebagai bahan dasar kebutuhan pelayanan air bersih warga Kota Surabaya.

Hanya saja aktifitas PDAM Surya Sembada Surabaya ini tidak berkaitan langsung dengan kerusakan akses jalan di wilayah tersebut, karena distribusi hasil produksinya menggunakan jalur pipa, bukan armada darat.

Menanggapi soal aksi demo warga tersebut, Mujiaman Sukirno Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya berharap agar pemerintah terkait (daerah, Prov dan pusat) segera membuat manajemen dan kebijakan yang berkaitan dengan perkembangan ekonomi di wilayah tersebut.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah (daerah, prov, dan pusat) untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana penunjang terhadap tumbuh kembangnya perekonomian di wilayah itu, karena tujuan akhirnya untuk mensejahterakan rakyat dan kelestarian lingkungan, karena akan berdampak sosial seperti saat ini,” Jawabnya saat diminta tanggapan oleh media ini.

Menurut Mujiaman, yang dimaksud perbaikan manajemen dan kebijakan itu dicontohkan soal perbaikan infra struktur, aturan soal armada yang bisa melewati akses jalan di lokasi itu (harus sesui kelasnya), dll. Intinya, diperlukan kebijakan yang membawa manfaat dan bisa dikendalikan.

“Demikian juga soal perijinan usaha di wilayah itu, apakah produsen air kemasan yang jumlahnya sudah mencapai ratusan itu masih layak dan diperbolehkan menggunakan armada jalan sebagai sarana distribusinya? ini juga harus menjadi kajian dan pertimbangan,” pungkasnya. (q cox)

Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya, Ir Muajiaman Sukirno

Berikut adalah rekaman video amatir yang didapat media ini:

https://www.youtube.com/watch?v=cfUH4NgKH2M

Reply