La Nyalla Mahmud Mattaliti Terpilih Sebagai Ketua PSSI

Setelah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan ketua PSSI di Kongres PSSI yang berlangsung di Hotel JW Marriot, Surabaya, Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattaliti akhirnya terpilih sebagai ketua yang baru ditubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sabtu (18/4/2015).

SURABAYA (SPNews) – Keputusan dari pemerintah melalui Kemenpora untuk membekukan PSSI ternyata tidak menjadikan jalannya kongres terhenti, karena proses pemilihan ketua terus dilanjutkan dan berhasil mengegolkan nama La Nyalla sebagai ketua umum yang baru.

La Nyalla berhasil menjadi ketua baru PSSI menggantikan Djohar Arifin Husein dengan meraih 92 suara. Dia mengalahkan Syarif Bastaman yang meraih 14 suara dan M Zein yang tidak mendapatkan satupun suara.

Untuk diketahui bahwa pembekuan PSSI dilakukan pemerintah lewat surat yang ditanda tangani langsung oleh Menpora, Imam Nahrawi. Dalam surat keputusan itu PSSI dinilai telah mengabaikan dan tidak mematuhi kebijakan pemerintah melalui surat teguran tertulis sebanyak tiga kali.

Catatan pentingnya adalah, dengan dikeluarkannya surat pembekuan tersebut semua kegiatan yang dilakukan PSSI tidak diakui oleh pemerintah.

Dalam proses pemilihan ketua PSSI dalam kongres ini juga diwarnai dengan pengunduran diri tiga kandidat pesaing La Nyalla. Mereka yang mengundurkan diri Joko Driyono, Achsanul Qosasi dan Djohar Arifin Husin.

Sementara diluar gedung, ribuan masa Bonek Persebaya 1927 telah mengepung dan menjalankan aksinya dengan tuntutan menolak pelaksanaan Kongres karena menganggap bahwa dalam kubu PSSI telah dikuasai permainan mafia, dan keberadaan Persebaya sering di dzolimi. (q cox).

Berikut adalah daftar voters Kongres PSSI 2015:

Asosiasi Provinsi :
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat.

Indonesia Super League :
Arema Indonesia, Semen Padang, Persib Bandung, Persija Jakarta, Pelita Bandung Raya, Sriwijaya FC, Barito Putra, Gresik United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, Persela Lamongan, PSM Makassar, Persiram Raja Ampat, Persiba Balikpapan, Pusam Samarinda, Perseru Serui.

Divisi Utama :
Pro Duta FC, PSPS Pekanbaru, PS Bangka, Persikabo Kab. Bogor, PSCS Cilacap, PSGC Ciamis, PSIS Semarang, Persis Solo, PSS Sleman, Persinga Ngawi, Pusamania Borneo FC, Martapura FC, Persewangi Banyuwangi, Persebo Bondowoso, Persiwa Wamena, Persigubin Gunung Bintang.

Divisi Satu :
PS. Pidie Jaya, PSGL Gayo Lues, PSP Padang, Cilegon United FC, Perserang Serang, Persibas Banyumas, Persibat Batang, Persatu Tuban, Perseden Denpasar, PS. Badung Bali, Persipan Paniai, Persikos Kota Sorong, Uni Bandung, Persiyali Yalimo.

Amatir (Piala Nusantara) :
Persip Pase, PS. Patriot Medan, Persitas Takengon, PS. Batam, Nabil FC Pekanbaru, PS. Benteng, Persipas Pangkal Pinang, Persija Muda, Bandung Barat United, Persimuba, Persigar Garut, Persitas Tasikmalaya.

Reply