Mazlan Mansyur Siap Maju ke Bursa Ketua DPC PKB Kota Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – DPC PKB Kota Surabaya segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sekitar Maret 2018, dengan agenda pemilihan ketua DPC. Untuk itu, Mazlan Mansyur Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini menjabat Ketua Komisi B DPRD Surabaya, menyatakan siap maju.

“Sebagai kader, saya siap. Ini dalam rangka mengamankan, mempertahankan dan membesarkan PKB secara organisasi,” kata Mazlan yang juga ketua Komisi B DPRD Surabaya kepada Antara di Surabaya

Adapun calon lain yang diperkiran akan maju sebagai Calon Ketua DPC PKB Surabaya yakni Syamsul Arifin (Ketua DPC PKB Surabaya petahana), Masduki Toha Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah (Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya), Minun Latif (Wakil Ketua Fraksi PKB), Camelia Habibah (Sekrtaris Fraksi PKB), Satuham (Wakil Ketua DPC PKB Surabaya) dan lainnya.

Menurut Mazlan, program ke depan yang akan dilakukan jika jadi Ketua DPC PKB Surabaya adalah membesarkan PKB Surabaya agar bisa jaya kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Tentunya ya harus merangkul kepengurusan, merangkul kembali elemen yang menjadi dari angkar rumput dari PKB seperti kelompok pengajian, kiai dan anak-anak muda,” katanya.

Ia mengatakan anak-anak muda zaman sekarang tidak bisa diabaikan, melainkan harus digandengan. Selain itu, lanjut dia, dengan organisasi keagamaan sosial harus mulai terbuka tidak hanya pada kelompok beragama tertentu saja, melainkan PKB harus mengakomodir semuanya.

“Intinya PKB ini untuk kebaikan bersama semua golongan,” ujarnya.

Saat ditanya dukungan, Mazlan mengatakan pihaknya saat ini telah mendekati semua pimpinan anak cabang (PAC) PKB di Surabaya. “Intinya semua PAC mengingikan ada perubahan struktur di DPC PKB Surabaya,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya tetap akan meminta arahan dari DPP PKB maupun DPW PKB Jatim terkait hal ini. Mengenai kepastian kapan digelar Muscab, Mazlan hingga saat ini masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari DPC PKB Surabaya. (q cox)

Reply