Surabaya Diguyur Hujan Sedang Tapi Merata, BMKG Imbau Warga Waspada

SURABAYA (Suarapubliknews) – Untuk pertama kalinya, Kota Surabaya diguyur hujan dengan kapasitas sedang tapi merata di hampir seluruh wilayahnya, Selasa (3/12/2019) sore.

Terkait hal ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak Surabaya imbau warga Kota Pahlawan berhati-hati di hujan pertama ini.

Disampaikan oleh Kepala kelompok Forecaster Stasiun Meteorologi Tanjung Perak Surabaya, Ari Widjajanto, bahwa warga Kota Surabaya untuk berhati-hati pada hujan awalan seperti hari ini.

“Meski hujan belum lebat, masyarakat tetap berhati-hati, karena hujan ini masih transisi, sehingga banyak ancaman untuk masyarakat yang ada di jalan,” ujar Ari.

Ia mengatakan, ada ancaman yang berbahaya pada masa transisi dan hujan pertama.

“Yang pertama adalah lahan yang kering, terutama di daerah yang ketinggiannya tak sama, karena musim kering yang cukup panjang, sehingga lahan ini tidak ada yang mengikat,” ucapnya.

Pada lahan di tengah perkotaan, juga wajib diwaspadai, ketidak siapan lahan menerima air dari langit yang cukup banyak, sehingga rentannya tanah yang ditanami pohon besar.

“Kedua adalah banyaknya pohon-pohon besar di Surabaya belum dipangkas, karena musim transisi masih banyak down burst. Takutnya pohon yang kering bila kena angin puting beliung dan down burst bisa tumbang dengan mudah,” imbuhnya.

Ari juga menjelaskan, terbentuknya beberapa awan, yang menyebabkan petir, yang disertai angin.

“Untuk yang ketiga, adanya petir yang terbuat dari awan. Kalau awan nimbostratus masih aman, tapi saat nimbostratus bergabung dan membentuk Comulunimbus, biasanya menciptakan angin down burst, atau angin puting beliung, yang disertai petir,” tandas Ari. (q cox)

Reply