Tak Hanya Buat Kopi, Barista Harus Tahu Kopi

SURABAYA (Suarapubliknews) – Tak hanya bertugas’ membuat dan menyajikan kopi dengan Berbagai macam metode pembuatannya, barista ternyata juga dituntut untuk komunikatif dan memiliki pengetahuan lebih tentang kopi.

Managing Director Coffee Toffee, Odi Anindito, mengatakan peran barista menjadi poin penting dalam perkembangan bisnis kopi di Indonesia. Hal ini yang melatarbelakangi kembali terselenggaranya Audisi Silver Barista.

“Coffee Toffee sebagai jaringan coffee shop lokal terbesar tentunya ingin memaksimalkan peran seorang barista. Tentunya audisi ini bertujuan menelurkan seorang barista dengan level skill tertentu, yang kopi bikinannya sudah terjamin enak dan sesuai dengan standart IBC (Indonesia Baarista Championship),” katanya.

Dalam gelarannya yang ke-delapan ini, Audisi Silver Barista, menuntut setiap pesertanya untuk membuat kopi espresso dan cappuccino. Tak hanya itu, mereka juga wajib menciptakan menu baru hasil kreasinya sendiri, atau disebut sebagai menu Signature Coffee.

Kualitas seorang barista dalam audisi ini akan diukur dari bagaimana ia menyajikan kopi. Dari aroma, karakter rasa yang dikeluarkan, dan dari kelembutan foam susu (velvet foam), yang bahkan diibaratkannya bisa selembut sutra.

“Seorang barista akan dinilai dari bagaimana ia menyajikan kopinya, tapi intinya yaitu tentang bagaimana barista ini membuat penikmat kopinya menjadi antusias. Yang terpenting dari dunia kopi adalah sistem kalibrasi,” papar Odi.

Audisi kali ini diikuti 20 barista dari Kota Surabaya-Malang yang pada akhirnya diseleksi lebih lanjut lagi hingga menjadi 7 orang saja. Sedangkan untuk pengiat latte art terdaftar 30 peserta.(q cox, Tama Dinie)

Reply