BisnisNasional

Explorex 2027 Siap Bangun Ekosistem Industri Outdoor Indonesia

36
×

Explorex 2027 Siap Bangun Ekosistem Industri Outdoor Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ Meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang dan wisata berbasis pengalaman mendorong lahirnya berbagai kolaborasi lintas sektor. Menjawab tren tersebut, PT Debindomulti Adhiswasti resmi meluncurkan Explorex 2027, sebuah platform yang dirancang untuk memperkuat ekosistem industri outdoor Indonesia melalui sinergi antara pelaku industri, komunitas, praktisi, akademisi, hingga pemerintah.

Explorex 2027 diluncurkan di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, dan dijadwalkan berlangsung pada 9–11 April 2027 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan Explorex tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga platform berbasis pengalaman yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam industri outdoor.

“Explorex kami rancang sebagai platform yang memberikan pengalaman secara langsung sekaligus mempertemukan berbagai brand, komunitas, dan pelaku industri dalam satu ruang kolaborasi. Harapannya, Explorex dapat menjadi titik temu berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengembangkan industri outdoor Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, Explorex juga memiliki misi mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui penguatan sistem sertifikasi dan pengembangan keahlian di bidang aktivitas luar ruang. Berbagai hasil diskusi yang lahir selama penyelenggaraan pameran nantinya diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pengembangan sektor outdoor nasional.

Selain menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha, Explorex diharapkan mampu memperkuat pengembangan destinasi wisata berbasis aktivitas sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Managing Director PT Industri Pameran Nusantara, Ryan Adrian, menilai Explorex hadir pada momentum yang tepat seiring meningkatnya tren wisata berbasis pengalaman di Indonesia. “Explorex tidak hanya menghadirkan sebuah pameran, tetapi juga menjadi platform yang menghubungkan bisnis, komunitas, edukasi, dan berbagai aktivitas outdoor dalam satu penyelenggaraan. Kami optimistis Explorex memiliki potensi menjadi pameran outdoor terdepan di Indonesia,” katanya.

Ryan menambahkan, penyelenggaraan Explorex di kawasan NICE PIK 2 diharapkan turut memperkuat kawasan tersebut sebagai destinasi penyelenggaraan event sekaligus pusat aktivitas dan gaya hidup outdoor.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Explorex juga datang dari Kementerian Pariwisata. Pelaksana Tugas Deputi Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan bentang alam yang sangat potensial untuk dikembangkan melalui wisata berbasis alam dan minat khusus.

“Kementerian Pariwisata terus mendukung penyelenggaraan berbagai event berbasis minat khusus di Indonesia. Kami berharap Explorex dapat menjadi katalisator dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia, menarik investasi, sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan sektor outdoor,” ujarnya.

Sementara itu, Founder Skygers Indonesia, Harry Suliztiarto, menilai pengembangan industri outdoor harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi yang terstandar.

“Kita memiliki alam yang menjadi salah satu kekuatan terbesar di dunia. Tantangannya adalah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga Indonesia tidak hanya menjadi tujuan aktivitas outdoor, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kompetensi outdoor di kawasan,” katanya.

Ia juga mendorong agar pengembangan sertifikasi melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari ekosistem destinasi wisata sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan praktisi, Explorex 2027 diharapkan menjadi wadah untuk memperkenalkan inovasi, memperluas jejaring bisnis, serta memperkuat daya saing industri outdoor Indonesia di tingkat global.

Selain menghadirkan berbagai produk dan aktivitas luar ruang, penyelenggaraan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya ekosistem industri outdoor yang lebih kompetitif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *