BisnisNasional

CBI Terintegrasi dengan SAPA UMKM, Bantu Pelaku Usaha Perkuat Akses Pembiayaan Formal

40
×

CBI Terintegrasi dengan SAPA UMKM, Bantu Pelaku Usaha Perkuat Akses Pembiayaan Formal

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ PT Credit Bureau Indonesia (CBI) resmi ditunjuk sebagai mitra Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) dalam platform SAPA UMKM milik Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui integrasi tersebut, lebih dari 57 juta UMKM di Indonesia diharapkan dapat membangun profil usaha yang lebih kredibel sehingga memiliki peluang lebih besar memperoleh akses pembiayaan formal.

Penunjukan tersebut diumumkan pada peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026 di Gedung SMESCO Indonesia. Dalam kerja sama ini, platform Andalan UMKM milik CBI akan terhubung secara langsung dengan SAPA UMKM untuk mendukung pengelolaan profil usaha sekaligus meningkatkan kesiapan pelaku UMKM dalam mengakses layanan keuangan.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rilis, UMKM berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Namun, sekitar 69,5 persen UMKM masih belum memperoleh akses pembiayaan perbankan akibat keterbatasan riwayat kredit, administrasi usaha, maupun minimnya profil usaha yang dapat diverifikasi.

Melalui integrasi tersebut, pelaku UMKM akan memperoleh akses terhadap empat layanan utama Andalan UMKM, yakni pemeriksaan kesiapan dokumen, penilaian profil usaha, rekomendasi peningkatan kesiapan pembiayaan, serta profil usaha terverifikasi yang dapat meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan dalam proses pemberian kredit.

Kepala Biro Data dan Teknologi Informasi Kementerian UMKM, Anang Rachman, mengatakan SAPA UMKM dikembangkan sebagai platform digital nasional yang mengintegrasikan data, layanan, serta berbagai program pemerintah dalam satu ekosistem.

“Kehadiran SAPA UMKM diharapkan mampu mewujudkan sistem satu data UMKM yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai fondasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Platform ini juga menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM, termasuk dalam memperoleh akses pembiayaan,” ujarnya.

Direktur Utama CBI, Anton Adiwibowo, menilai tantangan terbesar UMKM dalam memperoleh pembiayaan sering kali bukan terletak pada potensi usahanya, melainkan pada kesiapan data dan administrasi.

“Melalui integrasi Andalan UMKM ke dalam SAPA UMKM, kami ingin memberikan akses bagi setiap pelaku UMKM untuk memahami profil usahanya, mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan, dan mempersiapkan diri sebelum mengajukan pembiayaan. Kami percaya bahwa pelaku usaha yang memahami profil usahanya akan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh akses pembiayaan dan mengembangkan bisnisnya,” katanya.

Kemitraan tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara CBI dan Kementerian UMKM yang telah ditandatangani pada 2025. Dengan integrasi ke dalam SAPA UMKM, layanan informasi perkreditan dan profil usaha kini dapat diakses dalam ekosistem digital yang lebih luas sehingga diharapkan semakin banyak pelaku UMKM mampu membangun rekam jejak kredit dan memperoleh pembiayaan secara berkelanjutan. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *