BisnisNasional

BYD Perkuat Layanan Purna Jual Teknologi Dual Mode, Tawarkan Biaya Perawatan Lebih Efisien

105
×

BYD Perkuat Layanan Purna Jual Teknologi Dual Mode, Tawarkan Biaya Perawatan Lebih Efisien

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (Suarapubliknews) ~ PT BYD Motor Indonesia memperkuat ekosistem layanan purna jual untuk kendaraan berteknologi Dual Mode (DM) seiring meningkatnya adopsi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) di Indonesia.

Melalui sesi BYD Technology Talks bertema Own with Confidence pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, perusahaan menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih efisien, praktis, dan didukung layanan menyeluruh.

President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan pengalaman memiliki kendaraan tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas layanan yang diterima pelanggan sepanjang masa kepemilikan.

“Di BYD, kami percaya bahwa pengalaman kepemilikan kendaraan dimulai jauh sebelum pelanggan berkendara untuk pertama kalinya dan terus berlanjut sepanjang masa kepemilikan. Karena itu, inovasi bagi kami tidak hanya berarti menghadirkan teknologi yang semakin canggih, tetapi juga memastikan setiap pelanggan didukung oleh layanan yang andal, ekosistem yang terintegrasi, serta jaringan yang terus berkembang,” ujarnya.

BYD menjelaskan teknologi Dual Mode (DM) dikembangkan dengan mengintegrasikan tiga komponen utama, yakni High Efficiency Engine, Electric Hybrid System (EHS), dan Blade Battery. Kombinasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan berkendara sehingga menghasilkan efisiensi energi, performa yang responsif, serta biaya operasional yang lebih rendah.

Menurut BYD, berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun, BYD M6 DM mampu menghadirkan efisiensi biaya perawatan hingga sekitar 30 persen lebih hemat dibandingkan kendaraan konvensional di segmen yang sama. Selain itu, kendaraan hanya memerlukan servis berkala satu kali dalam setahun atau setiap 20.000 kilometer setelah servis pertama, sehingga mampu menekan total biaya kepemilikan tanpa mengurangi performa maupun kenyamanan berkendara.

Untuk mendukung pengalaman kepemilikan kendaraan, BYD juga menghadirkan ekosistem layanan yang mencakup garansi kendaraan hingga enam tahun atau 150.000 kilometer, serta garansi baterai tegangan tinggi dan motor penggerak selama delapan tahun atau 160.000 kilometer. Pelanggan juga dapat menikmati pembaruan perangkat lunak melalui fitur Over-the-Air (OTA) Updates tanpa harus datang ke dealer.

Selain itu, perusahaan terus memperluas jaringan dealer yang didukung teknisi bersertifikat, fasilitas bengkel berstandar global, serta ketersediaan suku cadang asli. Hingga kini, jaringan layanan BYD telah hadir di lebih dari 100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia untuk memudahkan pelanggan memperoleh layanan purnajual.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan layanan purna jual menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap kendaraan elektrifikasi.

“Bagi BYD, layanan purna jual bukan sekadar memberikan solusi ketika pelanggan menghadapi kendala. Yang lebih penting adalah memastikan pelanggan selalu merasa didukung di setiap tahap kepemilikan kendaraan,” katanya.

Selain jaringan dealer, BYD juga menyediakan Call Center bebas pulsa, layanan Roadside Assistance selama 24 jam, serta berbagai kanal digital yang memungkinkan pelanggan memperoleh bantuan teknis dan informasi dengan lebih cepat.

Melalui penguatan teknologi Dual Mode dan ekosistem layanan purna jual tersebut, BYD berharap dapat memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih praktis sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru di Indonesia. (feb, tama dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *