NUSA TENGGARA TIMUR (Suarapubliknews) ~ Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu tantangan masyarakat setelah gempa bumi melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026. Merespons kondisi tersebut, PT Federal International Finance (FIFGROUP) menyalurkan 1.200 paket sembako senilai Rp180 juta kepada masyarakat terdampak.
Bantuan disalurkan melalui enam posko yang tersebar di lima kecamatan, yakni Alok Barat, Reok, Lamba Leda, Borong dan Aesesa. Di wilayah penyaluran tersebut tercatat 2.566 kepala keluarga atau 10.226 jiwa terdampak, termasuk 699 konsumen FIFGROUP.
Direktur FIFGROUP, Esther Sri Harjati, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa pascabencana. “Kami turut prihatin atas bencana yang terjadi dan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Di tengah situasi seperti ini, saling peduli dan membantu menjadi sangat berarti,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Cabang FIFGROUP Sikka yang berada dekat dengan wilayah masyarakat terdampak. Dari total bantuan, sebanyak 170 paket disalurkan melalui Posko Glora Samador di Kecamatan Alok Barat, sedangkan Kecamatan Reok menerima 300 paket melalui Posko Barang Kolong.
Di Kecamatan Lamba Leda, bantuan disalurkan melalui dua titik, yakni 80 paket di Posko Kampung Damer dan 70 paket di Posko Kampung Pota. Sementara Kecamatan Borong menerima 80 paket melalui Posko Kampung Golo dan Kecamatan Aesesa mendapatkan 500 paket melalui Posko Aesesa.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Sujatmiko, Nusa Tenggara Area Department Head FIFGROUP, sebagai perwakilan perusahaan. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban masyarakat selama masa pemulihan. “Semoga kondisi di wilayah terdampak dapat segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala,” ujarnya.
Bantuan sembako tersebut menjadi bagian dari program FIFGROUP Peduli, yang dijalankan perusahaan sebagai bentuk kontribusi sosial dan kemanusiaan. Melalui program tersebut, FIFGROUP menyatakan komitmennya untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan, termasuk dalam situasi bencana.
Dengan penyaluran di enam posko, bantuan diarahkan langsung kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Dukungan kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana. (feb, tama dini)












