Jatim RayaPeristiwaPolitik

Adi Sutarwijono dan Whisnu Sakti Buana Rapatkan Barisan Kader PDIP di Acara Buka Puasa Bersama

64
×

Adi Sutarwijono dan Whisnu Sakti Buana Rapatkan Barisan Kader PDIP di Acara Buka Puasa Bersama

Sebarkan artikel ini

SURABAYA (Suarapubliknews) – PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar buka puasa bersama dengan kader-kader banteng di Kecamatan Tegalsasi dan Gubeng. Menghadapi Pemilu 2024, para kader PDIP semakin memperkuat barisan, menjaga soliditas dan intens turun ke masyarakat.

Buka puasa bersama berlangsung Senin (27/3/2023) sore. Dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Bendahara DPC Taru Sasmito dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Whisnu Sakti Buana. Diisi siraman rohani oleh Ustadz Yoyok Santoso, akrab dipanggil Aris Yoyok.

“Buka puasa bersama ini untuk meningkatkan ketakwaan di bulan suci Ramadan, yang penuh berkah dan ampunan. Memperkuat jiwa spiritual, serta memelihara soliditas kader-kader PDI Perjuangan,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Dikatakan, menghadapi Pemilu 2024, PDI Perjuangan Kota Surabaya telah membulatkan tekad untuk menang ketiga kali alias hatrick. Serta menambah perolehan kursi PDI Perjuangan di parlemen.

“Ini harus dikerjakan serempak, kompak, dalam jiwa gotong royong dan semangat yang menyala-nyala. Kemenangan Pemilu 2024 diwujudkan dengan cara kader-kader PDI Perjuangan turun terus ke masyarakat, tiada henti, yang digerakkan oleh keyakinan teguh,” kata Adi.

Dengan seluruh sumber daya dan akses yang dikuasai, kata Adi, segenap kader-kader PDI Perjuangan di seluruh Kota Surabaya bergerak turun ke masyarakat, menyelesaikan berbagai problem warga dengan penuh semangat gotong royong.

Dikatakan, kawasan Gubeng dan Tegalsari tercatat merupakan lumbung suara bagi PDI Perjuangan. Dari pemilu ke pemilu, dan juga catatan pilkada, PDI Perjuangan kerapkali menang besar di dua kecamatan itu.

“PDI Perjuangan terus bergerak di tengah-tengah warga masyarakat untuk terus memperkuat basis kepercayaan rakyat, dengan terus memecahkan problem-problem warga masyarakat,” kata Adi.

Dalam siraman rohani, Ustadz Aris Yoyok berpesan agar kader-kader PDIP di Surabaya senantisa bisa bekerja sama, bergandengan tangan satu sama lain.

“Kurangi terus potensi-potensi perselisihan satu dengan lainnya. Semangat bulan Ramadan salah satunya mengajarkan kita untuk rukun, bisa bekerja sama dan bergotong royong,” ujar Ustadz Aris Yoyok.

Whisnu Sakti Buana memperkuat tekad dan semangat kader-kader PDI Perjuangan untuk melayani warga masyarakat dan terus memperkuat soliditas kader-kader banteng.

“Kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2024 menjadi milik semuanya, yang diraih berkat kerja sama kita semua,” kata Whisnu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *