Agar Korban PHK Bisa Dapat Bansos, Plt Bupati Sidoarjo Imbau Lapor ke Kelurahan Atau Desa

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Pekerja atau buruh perusahaan yang jadi korban PHK dampak pandemi Covid-19 mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Mereka mendapatkan bantuan Sembako. Seperti yang diberikan pagi tadi, Selasa, (12/05/2020).

Plt Bupati Sidoarjo juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo Nur Ahmad Saifuddin menyampaikan, Pekerja warga Sidoarjo yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), agar melaporkan ke kantor kelurahan atau desa setempat untuk pendataan sebagai penerima bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selama pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19).

“Kepada korban PHK untuk datang ke desa/kelurahannya masing-masing. Tujuannya melaporkan dirinya bahwa telah menjadi korban PHK. Sehingga nantinya mereka akan mendapatkan bantuan kembali pada bulan-bulan berikutnya,” kata Cak Nur panggilan akrab Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo saat menyerahkan paket sembako secara simbolis di salah satu perusahaan.

Nantinya, lanjut Cak Nur, dirinya juga akan menginstruksikan kepada camat maupun lurah agar merespon mereka-mereka yang menjadi korban PHK. Saat ini di Sidoarjo ada sekitar 11 ribu karyawan yang di PHK imbas dari pandemi Covid-19 ini. Nantinya akan dilakukan pendataan lagi sebagai penerima  Sembako yang diupayakan Pemkab Sidoarjo yang bersumber dari APBD.

“Ada 24 ribu paket sembako yang disediakan Pemkab Sidoarjo. Bantuan ini, selain untuk ojol (ojek online) dan pengemudi angkutan umum, juga korban PHK, bagi pekerja asal Sidoarjo yang jadi korban PHK, selain terima bantuan Pemkab, juga diupayakan bantuan dari sumber lain, karena tidak cukup hanya terima sekali,” terang Cak Nur.

Dalam hari yang sama, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo telah mendapatkan bantuan dari minimarket ‘Alfamart’ Alun-alun Sidoarjo dan ‘Alfamidi’ Pasuruan yang diterima Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, bertempat di Pendopo Delta Wibawa. Dalam kesempatan ini, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik bantuan dari kedua minimarket tersebut.

Minimarket ‘Alfamart’ menyerahkan bantuan berupa beras kemasan 5 kg (78 sak), hand sanitizer 250 ml (36 pcs), APD medis cover all (25 pcs) dan face shild medis (25 pcs), serta ‘Alfamidi’ memberikan 100 masker dan 100 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mi instan dan teh.

“Terima kasih atas bantuannya, kami terima dengan senang hati. Bantuan ini sebagai wujud rasa peduli konsumen Alfamart dan Alfamidi terhadap sesama, mereka yang terdampak Covid-19,” ucapnya Cak Nur. (q cox, drie)

Reply