Alumni ITS, YMI ITS dan LMI Berbagi Paket Sembako

SURABAYA (Suarapubliknews) – Bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat tidak mampu terkait merebaknya wabah Covid-19, Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, bekerjasama dengan Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) membagikan 200 paket sembako di Masjid Manarul Ilmi ITS, Selasa (14/4) pagi.

200 Paket sembako yang terdiri atas 5 kilogram beras, 3 kaleng sarden, dan 5 bungkus mi instan tersebut dibagikan kepada sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) yang setiap harinya bekerja di lingkungan ITS.

”Kami berharap bantuan yang tak seberapa nilainya ini bisa sedikit meringankan beban hidup teman-teman THL di lingkungan ITS,” jelas Ketua I YMI ITS, Adi Dharma, ST, MMT sembari menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema Alumni ITS Bersama YMI ITS dan LMI Peduli dan Berbagi Bantuan Sembako.

Sebelumnya, Ketua Umum YMI ITS Ir Triyanto mengungkapkan bahwa paket pembagian sembako tersebut merupakan hasil kerjasama antara YMI ITS, LMI ITS dan alumni ITS. Menurutnya, acara yang digelar kali ini merupakan tahap pertama dan akan direncanakan akan berkesinambungan sekali dalam sepekan.

Triyanto menambahkan, untuk tahap berikutnya pembagian sembako ini akan menyasar masyarakat yang membutuhkan di kawasan sekitar kampus ITS. ”Pembagian paket sembako ini rencananya akan kami gelar seminggu sekali,” terangnya.

Ia menjelaskan, YMI ITS merupakan organisasi sosial dikelola secara profesional oleh sejumlah alumni ITS dengan pembina yang semuanya mantan Rektor ITS. ”Inilah salah satu bakti kami untuk almamater tercinta. Kami harap alumni ITS di manapun berada bisa turut serta dalam acara sosial ini dengan berdonasi ke rekening infaq dan sodakoh Bank Syariah Mandiri nomor rekening 550-220-7708 atas nama Yayasan Manarul Ilmi ITS,” pungkas Triyanto.

Selain kegiatan pembagian sembako, setiap dua hari sekali alumni ITS bersama YMI ITS dan LMI membagikan 300-400 makanan gratis di sekitar bundaran ITS kepada pengemudi ojek online, tukang becak, sopir angkot dan taksi, serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar kampus ITS. Acara akan diupayakan dilakukan terus sampai kondisi akibat dampak korona berakhir atau sudah ada pihak yang mengambil alih pelaksanaannya. (q cox, Rossy)

Reply