Amankan Konsumen dari Pandemi Covid-19, Salon Kecantikan Jayanata Pakai Teknologi Terbaru

SURABAYA (Suarapubliknews) – Geliat bisnis salon kecantikan di Surabaya juga terimbas akibat adanya kebijakan PSBB dan pandemi Corona. Tidak terkecuali bagi salon kecantikan terbesar dan pertama di Surabaya yaitu Jayanata Beauty Plaza di Jalan Mawar.

Untuk memastikan keamanan pelanggan dan karyawannya, Jayanata beralih pada teknologi terkini yang sudah di-rekomendasi-kan oleh BNPB dan Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Teknologi yang dipilih adalah BerryC Active Sanitizer Water dengan bahan dasar yang sama dengan yang dipakai di Changi Airport Group.

Teknologi ini berbeda dengan sanitizer lain yang berbasis alkohol tapi membuat kulit iritasi. BerryC dengan bahan aktif Quaternary Ammonium Compounds (QAC) teruji efektif membunuh 99.999% Human Coronavirus dan berbagai bakteri jahat dengan sekali semprot.

Produk dari Malaysia ini sudah mengantongi berbagai sertifikasi uji lab global seperti Viroxy Lab, SGS, RoHS, Acumen Scientific, REACH, SIRIM dan IPB (Institut Pertanian Bogor).

Bagi bisnis yang harus kreatif dalam mengelola finansial di kala pandemi seperti ini, pemilihan BerryC sebagai sanitizer juga sangat efektif karena BerryC lulus uji lab yang menyatakan 1x semprot BerryC melindungi permukaan dari kuman & virus hingga 28 hari lamanya.

“Rahasia dari BerryC ada di nano layer QAC yang terus menerus mengeluarkan ion untuk merusak kulit pelindung virus dan bakteri jahat” kata Ali Gunawan, manajer pemasaran BerryC untuk wilayah Indonesia.

“Hebatnya lagi, BerryC ini non alkohol dan non toxic sehingga aman untuk kulit sensitif seperti bayi dan untuk semua permukaan”, tambahnya.

Untuk dunia New Normal dimana semua harus kembali ke tempat kerja dan anak-anak kembali ke sekolah, menggunakan BerryC sebagai sanitizer akan vital untuk mencegah penyebaran COVID-19. Jayanata memilih teknologi ini untuk kantor pusat mereka karena percaya pemilihan teknologi yang tepat akan memberikan perlindungan dan rasa aman untuk para konsumennya. (q cox)

Reply