Animo Pemilih di Surabaya Meningkat, Pilgub Jatim 2018 Aman dan Kondusif

SURABAYA (Suarapubliknews.net) – Animo pemilih di Kota Surabaya untuk Pemilihan Gubernur Jatim tahun 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan Pilkada Serentak 2015.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, sesaat setelah mengikuti acara gala dinner di kediaman Wali Kota Surabaya dengan pemanatu Pilkada asal luar negeri.

“Sesuai data masuk yang sudah mencapai 93,7 persen, jumlah pemilih tercatat58.73 persen, sementara untuk Pilkada Serentak 2015 lalu tercatat 51.8 persen, artinya ada peningkatan, Untuk penduduk pria, partisipasinya di sekitar 55.92 persen. Sedangkan yang wanita, 61.31 persen,” kata Nur Syamsi. Kamis (28/6/2018).

Alumnus Unesa ini berharap agar trend peningkatan partisipasi ini terus terjadi sampai saat rekapitulasi final KPU nanti.

Menanggapi pertanyaan sejumlah awak media terkait sistem hitung (Situng) cepat versi KPU Surabaya, Nur Syamsi menegaskan bahwa data yang dihasilkan adalaa real, namun sifatnya hanya informasi publik, artinya tidak masuk dalam tahapan KPU.

“Hasil resminya tetap menunggu hasil penghitungan rekapitulasi yang dilakukan berjenjang,” ungkapnya

Disaat yang sama, Divisi SDM dan Parmas Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Gogot Cahyo Baskoro, mengatakan bahwa secara umum pelaksanaan penyelenggaraan Pilgub Jatim 2018 berjalan aman dan kondusif

“Namun kami juga masih menunggu laporan dari Bawas, apakah masih ada persoalan yang muncul atau tidak,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan quick count beberapa lembaga survei, hasil Pilgub Jatim 2018 mencatat unggul untuk pasangan dengan nomor urut 1 Khofifah-Emil, dibandingkan pasangan dengan nomor urut 2 Gus Ipul-Puti. (q cox)

Berikut rekaman video Nur Syamsi Ketua KPU Surabaya:

Reply