Antisipasi Korban Jiwa, Pemkab Kediri Gelar Simulasi Erupsi Gunung Kelud

KEDIRI (Suarapubliknews) –Bertujuan mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya korban jiwa saat erupsi gunung Kelud terjadi,Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar serangkaian simulasi penanggulangan bencana di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD dan warga masyarakat sekitar

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kediri Hanidhito Himawan Pramana Bupati Kediri, AKBP Lukman Cahyono Kapolres Kediri, Slamet Turmudi Kepala BPBD Kabupaten Kediri dan jajaran Muspika Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri

Hanidhito Himawan Pramana Bupati Kediri mengatakan, bahwa langkah ini dilakukan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Kelud, dengan tujuan menghindari adanya korban jiwa serta mengasah kepekaan masyarakat sekitar

“Kegiatan ini rencana akan dilakukan setiap enam bulan sekali, dan nantinya jika benar terjadi erupsi suda tidak ada lagi alasan untuk menolak dilakukan evakuasi,” Ucap Hanidhito Himawan Pramana Bupati Kediri saat hadiri acara kegiatan tersebut.Sabtu (29/5/2021)

Menurut Mas Dhito,dalam skenario kegiatan tersebut melibatkan warga setempat yang telah bersiap-siap untuk mengungsi dengan diangkut menuju mobil evakuasi,seperti halnya warga yang peran sakit, para lansia dan wanita hamil dibopong oleh petugas

“Jadi disini kita juga bisa melihat dan memantau kesiapan pos pantau, sejauh mana keaktifan gunung tersebut. Selain itu nantinya bagaimana langkah yang diambil bila terjadi gejolak Gunung Kelud untuk menginformasikan kepada masyarakat,” terangnya

Sementara di kesempatan yang sama di tambahkan Budi Prianto pengamat Gunung Kelud dari ESDM PVMBG Badan Geologi,jika saat ini Gunung Kelud dalam kondisi aman, baik suhu kawah ataupun kegempaan

“Jadi untuk para wisatawan tetap bisa melakukan kunjungan, namun harus dengan batas-batas tertentu demi kepentingan bersama,” pungkasnya .(q cox, Iwan)

Reply