Antisipasi Lonjakan Covid -19, RSUD Gambiran Alihfungsikan Kantin Jadi Ruang Perawatan

KEDIRI (Suarapubliknews) – Kantin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kediri kini dialihfungsikan menjadi ruang perawatan Covid-19, bahkan kini telah terisi 8 pasien dari 10 unit tempat tidur yang disediakan.

I Nengah Gangga, Wakil Direktur RSUD Gambiran, mengatakan jika pengalifungsian kantin ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 khususnya di wilayah kota Kediri

“Untuk tempat tidurnya akan dilakukan dengan sekatan pemisa antara pasien laki- laki dan perempuan,” Ucap I Nengah Gangga. Rabu (30/6/2021)

Menurut I Nengah Gangga, sebelumnya RSUD Gambiran juga telah mengalihfungsikan ruang perawatan biasa menjadi ruang isolasi dengan kapasitas kurang lebih 90 tempat tidur dengan di lengkapi fasilitas seperti bed otomatis, oksigen, pendingin ruangan, makan minum gratis

Kemudiam pelayanan dokter spesialis dan pemeriksaan penunjang dengan peralatan yang memadai dan keterisian tempat tidur isolasi RSUD Gambiran saat ini sudah mencapai 72% dari batas psikologis di bawah 70%.

“Jadi menurut data, sekitar 40% pasien di RS se-Kota Kediri berasal dari Kota Kediri. Selebihnya dari kota dan Kabupaten sekitarnya bahkan hingga dari wilayah pantura,”Jelasnya

Ditambahkan Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Penangangan Covid 19 Kota Kediri, bahwa upaya penambahan tempat tidur isolasi di Rumah Sakit di Kota Kediri sesuai dengan arahan Walikota Kediri, sebagai Kota Pelayanan atau The Service City dengan moto memberikan pelayanan yang terbaik dalam bidang kesehatan

“Dari hasil rapat dengan semua rumah sakit di Kota Kediri Wali Kota Kediri telah minta semua rumah sakit untuk menambah bed isolasi, diantaranya yakni RS Bhayangkara dan RSM Achmad Dahlan dan disusul oleh RS DKT sehingga saat ini total ada 464 bed di seluruh RS Kota Kediri”, pungkasnya. (q cox, Iwan)

Reply