Armudji: Sujud itu bukti jika Risma pemimpin yang rendah hati

SURABAYA (Suarapubliknews) – Tindakan Risma Wali Kota Surabaya bersujud dengan maksud memohon maaf kepada Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya, ternyata mulai mendapatkan respon positip dari warga Kota Surabaya.

Pernyataan ini disampaikan Armudji anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, yang mengungkapkan bahwa itu merupakan perwujudan pemimpin yang bertanggung jawab.

“Ibu Risma meminta maaf atas nama warganya kepada seluruh dokter di Kota Surabaya, karena masih banyak yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan,” ujar Armudji. Rabu (1/07/2020)

Dalam keterangan persnya, terang Armudji, ia menyampaikan bahwa Angka kesembuhan di Kota Surabaya di kota surabaya mencapai angka 2.415 pasien covid -19 atau sama dengan 41,7 persen.

“Rasio kesembuhan di Kota surabaya lebih tinggi dari jawa timur yang hanya 34 %, tetapi beliau rendah hati untuk meminta maaf,”  tegas bakal calon wakil walikota dari PDI Perjuangan.

Menurut Armudji, sebagai pemimpin perempuan pertama di Kota Surabaya Risma berhasil menunjukkan ketulusan serta kesungguhannya dalam menangani wabah covid-19. Momen tersebut juga secara simbolik menunjukkan bahwa ia (risma) tidak ingin warga disalahkan oleh tenaga medis sehingga berkenan meminta maaf atas nama warga surabaya.

“Perempuan itu peka perasaannya, bu Risma cinta warga surabaya sehingga beliau lakukan apapun untuk warganya,” imbuh mantan ketua DPRD Surabayad dua periode ini. (q cox)

Reply