Bantu Korban Bencana di Jatim, Pemkot Surabaya Buka “Posko Bangga Surabaya Peduli”

SURABAYA (Suarapubliknews) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka “Posko Bangga Surabaya Peduli” di halaman Balai Kota Surabaya. Posko tersebut dibuka untuk membantu korban bencana alam pada beberapa wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur (Jatim).

“Beberapa kabupaten/kota di Jatim sedang dilanda banjir dalam skala yang cukup parah. Pemkot Surabaya dan warga Surabaya tidak tinggal diam, kita akan saling membantu. Bagi warga yang ingin ikut bergotong – royong bisa menyalurkan bantuan di halaman Balai Kota Surabaya mulai besok pagi (Rabu, 19 Oktober 2022),” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Selasa (18/10/2022).

Melalui posko tersebut, bantuan yang disumbangkan bisa berupa pakaian layak pakai, berbagai kebutuhan anak atau balita (popok bayi dan lainnya), kebutuhan perempuan (pembalut dan lainnya), selimut, sarung, perlengkapan mandi, sembako, makanan siap saji (mie instan, biskuit, sereal, dan lainnya), obat – obatan, atau bahkan uang tunai yang bisa dikirimkan melalui rekening Bangga Surabaya Peduli pada nomor 0013444439 (Bank Jatim).

Sementara itu, PLT Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan bahwa jam operasional “Posko Bangga Surabaya Peduli” di buka pada pukul 07.30 – 17.00 WIB. Masyarakat Kota Surabaya bisa langsung mengunjungi posko tersebut dengan membawa barang – barang yang dibutuhkan korban bencana alam.

“Semua yang bisa digunakan, untuk popok bayi dan pembalut haruslah yang baru. Sedangkan untuk pakaian, jangan yang robek tetapi yang bisa digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan disana. Serta, obat – obatan tidak kadaluarsa,” kata Hidayat.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat Kota Surabaya untuk saling bergotong – royong untuk menolong masyarakat yang terdampak bencana alam di beberapa kabupaten/kota di Jatim. “Setiap bantuan yang siap akan langsung kami kirim. Ayo, kita bersama – sama saling membantu dan menolong saudara-saudara kita,” pungkasnya. (Q cox)

Reply