Bantu Tingkatkan Produksi Minyak, ITS Teken MoU dengan SKK Migas

SURABAYA (Suarapubliknews) – Konsumsi energi di Indonesia terus meningkat dan diperkirakan akan melebihi rata-rata global pada tahun 2030. Melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) siap berkontribusi dalam program peningkatkan produksi minyak secara masif.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengatakan Target produksi migas yang diinisiasi SKK Migas ini mendapatkan dukungan sepenuhnya dari ITS. Ia mengungkapkan kesiapannya untuk berkontribusi dan membantu program-program SKK Migas guna pembangunan nasional. “Untuk menunjang target tersebut, baik dari sisi knowledge maupun institusi sudah kami siapkan,” katanya,

Berdasarkan World Energy Outlook 2019 oleh Badan Energi Internasional (IEA), Indonesia diperkirakan mengalami peningkatan konsumsi energi hingga 36 persen pada 2030. Menghadapi hal tersebut, SKK Migas mencanangkan target produksi 1 juta barel minyak per hari pada 2030 mendatang, agar kebutuhan energi di tengah masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala SKK Migas Dr Ir Dwi Soetjipto menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki tiga target utama. Pertama adalah visi produksi minyak 1 juta barel sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dan strategi peningkatan cadangan migas nasional. “Visi ini merupakan visi tertinggi dalam produksi migas hingga saat ini,” terang alumnus Teknik Kimia ITS ini.

Target kedua adalah bagaimana mengoptimalkan peningkatan nilai tambah yang akan berperan menjadi penggerak ekonomi nasional. Terakhir ialah memastikan keberlanjutan program ini dalam jangka panjang. “Visi ini tidak hanya untuk peningkatan produksi migas, namun juga sebagai wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk pengabdian masyarakat,” lanjut mantan Direktur Utama Pertamina ini.

Mantan Ketua IKA ITS ini berharap program tersebut dapat diteruskan dan ke depannya akan lebih mengeratkan kerja sama antara ITS dan SKK migas. “Mari kita bersama membawa teroboson baru yang berguna untuk pertumbuhan ekonomi nasional dan berdampak positif bagi masyarakat Indonesia,” tuntasnya. (q cox, tama dinie)

Reply