Begini Aksi Heroik Perempuan Relawan ZR saat Mendengar ‘Black Campaign’ soal Zairullah Anzhar

BATULICIN (Suarapubliknews) – Aksi heroik spontan dilakukan salah satu relawan ZR bernama Mahriana saat mendengar langsung kampanye negatif (Black Campaign) yang ditujukan ke pasangan calon Zairullah-Rusli dalam acara kampanye di Desa Saring Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.

Mahriana mengaku, bahwa salah satu pembicara menyampaikan kabar jika Zairullah Azhar hanya akan menjabat selama 1, 2 atau 3 tahun saja jika terpilih, karena selanjutnya akan diserahkan ke Muhammad Rusli yang sekarang jadi pasangan wakilnya.

Tidak hanya itu, saat di wawancarai awak media, Mahriana juga mengatakan jika pembicara juga kembali mengungkap isu tentang ‘dozer mendozer tanah dan rumah warga’. Pernyataan ini lah yang membuat Mahriana mulai tidak bisa menahan diri dan spontan berteriak ‘dusta’.

“Dusta, dusta, dusta,” ceplos Mahriana, yang spontan dijawab oleh sang pembicara. “Haa. dusta kah. Lihat saja nanti,” jawab pembicara sembari melanjutkan penjelasannya untuk meyakinkan hadirin yang hadir dalam acara tersebut. Kamis (12/11/2020) lalu.

Mahriana menceritakan jika dirinya telah dua kali mendengarkan isu yang sama di Desa nya dengan juru kampanye yang berbeda. Awalnya hanya bisa diam, namun saat mendengar yang kedua kalinya secara spontan dia beraksi membantahnya.

“Saya tidak tahan lagi, makanya saya langsung bantah di situ, karena sang juru kampanye itu terus menerus melemparkan berita bohong kepada warga, makanya saya langsung bantah saat itu juga,” kata Mahriana.

Menurut Mahriana, kampanye negatif kepada Zairullah tersebut juga dibumbui dengan tudingan yang bernuasa penghinaan, karena dikatakan hanya akan menjadi ‘orang-orangan sawah’ saja.

“Saya tidak tega beliau (Zairullah) dikatakan seperti itu. Banyak fitnahan kubu paslon itu, sampai menyebutkan pa Zairullah hanya orang-orangan sawah,” katanya sambil tak tahan menahan air matanya menetes.

Mahriana mengaku jika dirinya sangat mengetahui jika sosok dr HM Zairullah memiliki komitmen untuk memperbaiki wilayah KabupatenTanah Bumbu, bahkan dikatakan memiliki jiwa kepemimpinan yang peduli, amanah dan relijius.

Menanggapi hal ini, H.Paijan tokoh pengusaha ternama di Tanbu yang akrab disapa Pa’le Jan, keberanian Mahriana yang dengan berani membantah isu itu saat kampanye berlangsung.

Oleh karenanya, Pa’le Jan juga menyampaikan bantahan terkait berita bohong yang disampaikan pihak lain, bahwa semua yang disampaikan itu tidak akan terjadi.

“Isu ayahanda hanya akan menjabat satu tahun, dua tahun atau tiga tahun saja, saya tegaskan itu tidak akan terjadi. Begitu juga dozer mendozer, itu tidak benar,” tuturnya dalam salah satu acara kampanye. Sabtu (14/11/2020)

Pa’le Jan menegaskan, bahwa pihak lain terus melontarkan berita bohong untuk menjatuhkan Zairullah. “Saya hadir disini untuk meluruskan itu, dan berita itu semuanya hoax, mari tangkal hoax itu,” tegas Pa’le.

Mendengar kabar soal isu negatif yang lontarkan kubu lain terhadap dirinya, Calon Bupati Tanbu Zairullah Azhar juga mengaku mulai geram. “Itu bohong besar, masak mau jadi pemimpin kerjaannya bikin berita bohong saja, dusta. Bisa hancur Tanah Bumbu kalau sampai dipimpin oleh orang pendusta,” tandasnya. (q cox, Imran)

Reply