Begini Suasana Sholat Ied Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban di Masjid Graha Nursalam

SIDOARJO (Suarapubliknews) – Sholat Idul Adha 1440 H di Masjid Graha Nursalam tampak dipadati oleh jamaah yang sebagian besar adalah warga nahdliyin di perumahan Graha Kuncara Sidoarjo. Minggu (11/8/2019)

Acara yang dihadiri KH.Mutahrom dari Sidoarjo ini merupakan wujud masih adanya rasa kebersamaan dan kerukunan antar warga yang sebelumnya sempat terjadi dua kubu hanya karena perbedaan paham.

Betapa tidak, setelah tadi malam menggelar acara takbir keliling dan lomba sepeda hias, pagi harinya warga perumahan Graha Kuncara berduyun-duyun mendatangi Masjid Graha Nursalam untuk melaksanakan Sholat Ied Idul Adha bersama.

Kalaupun ada segelintir warga yang masih belum bisa menerima kerukunan ini, Subari selaku ketua panitia kurban meyakini bahwa jurang pemisah itu lambat tapi pasti akan memudar dengan sendirinya.

“Saya yakin warga yang minoritas memiliki perbedaan faham lambat laun akan bisa menghormati kegiatan umat nahdliyin apalagi jadwal kegiatan masjid sudah ditentukan tahmir yang akan mengaturnya,” ucap Subari.

Menurut Subari, perayaan kurban tahun ini sangat banyak jamaah Masjid Graha Nursalam yang memiliki kesadaran untuk bershodaqoh hewan kurban, baik sapi maupun kambing, meski kesenjangan antara yang berbeda faham masih tampak.

“Perayaan Hewan kurban tahun ini umat nahdliyin bisa menyembelih 6 ekor sapi serta 8 ekor kambing atas kesadaran jamaah dan warga graha kuncara yang menghormati perayaan Idul Adha 1440 H tahun ini meskipun tidak diikuti oleh warga ysng berbeda faham ” tambahnya.

Sementara menurut keterangan Kadaryono selaku pembina sekaligus Ketua RW Graha Kuncara Sidoarjo, sepertinya para pembina yayasan sangat kecewa terhadap harapan kebersamaan yang diharapkan belum bisa terwujud.

Padahal, kata Kadaryono, sesuai kesepakatan yang sudah ditetapkan kepala desa bahwa setelah dibentuknya takmir segala kegiatan yang berhubungan dengan perayaan hari raya besar juga kegiatan rutinitasnya bisa dilaksanakan secara kebersamaan.

“Kami berharap semua warga dan jamaah masjid bisa bersatu dan penuh kekeluargaan dalam mensukseskan perayaan kurban kali ini tetapi memang masih ada beberapa warga yang berbeda kaidah belum bisa legowo untuk ikut kebersamaan dalam perayaan kurban kali ini,” tuturnya. (q cox, NH)

Reply