Belajar Penanganan Stunting, Pemkab Pasir Kunker ke Tanah Bumbu

BATULICIN (Suarapubliknews) – Dalam hal penanganan Stunting di Kabupaten Tanah Bumbu dikatakan berhasil pada tahun 2019 kemarin. Keberhasilan ini menjadikan acuan Kabupaten lainnya untuk belajar tentang bagaimana penanganan tersebut.

Seperti halnya jajaran Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Pasir Kalimantan Timur, pada Senin (14/12/2020) telah melakukan kunjungan kerja ke daerah ini. Kunjungannya disambut Plh. Sekda Tanbu Ambo Sakka berserta jajaran Dinkes setempat di ruang rapat Bersujud.

“Berdasarkan informasi yang didapat, Kabupaten Tanah Bumbu telah mendapatkan penghargaan dari Dalam Negeri dalam hal percepatan penurunan stanting. Dengan pertemuan ini diharapkan ada oleh oleh yang kami dapatkan hingga bisa diterapkan ke teman teman yang ada di Puskesmas,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pasir, Yasri.

Disamping itu, pihaknya ingin belajar bagaimana konvergensi dari sekian OPD yang ada sehingga mempercepat penurunan stanting ini.

“Sebenarnya kami sudah memiliki berbagai peraturan Deerah yang dibuat ,namun kami belum menjadi Lokus, sehingga berjalannya lambat. Seandainya sudah menjadi Lokus kemungkinan kami berusaha seperti yang dialami Tanah Bumbu, namun sebelumnya kami lebih dulu belajar kesini,” ucapnya.

Disampaikan Ambo Sakka, keberhasilan ini tidak hanya kerja keras pada satu pihak saja, namun komponen lain pun turut terlibat dalam penanganan stunting ini.

Hal penting lagi, pola ini pikir masyarakat atau mindsetnya harus dilakukan intervensi dari semua pihak. Dimana dalam merubah pola pikir itu diperlukan sinergitas dengan yang lainnya.

“Berapapun anggaran yang dikeluarkan tapi pola pikir nya tidak dapat di rubah maka sasaran tidak akan tercapai,” ujarnya. (q cox, Imran)

Reply