Berharap Digunakan saat Keluar Rumah, DPC Demokrat Surabaya Bagikan 10 Ribu Masker ke Warga

SURABAYA (Suarapubliknews) – DPC Partai Demokrat Kota Surabaya membagikan 10 ribu masker untuk masyarakat dengan harapan bisa digunakan saat berada di luar rumah, karena bisa menjaga dirinya sendiri dan orang lain dari penyebaran covid-19. Minggu (05/04/2020)

Keterangan ini disampaikan Herlina Harsono Njoto Ketua Pemenangan Pemilu, saat mendampingi Dra.Lucy Kurnisari Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, yang mengatakan bahwa kegiatan bagi-bagi masker ini merupakan lanjutan setelah sebelumnya melakukan penyemprotan disinfektan dan membagikan sembako.

“Kami berharap agar masyarakat Kota Surabaya nantinya akan tertib memakai masker bila keluar rumah. Di Republik Ceko, penggunaan masker bagi seluruh masyarakat yang keluar rumah bisa menekan penyebaran Covid-19. Bahkan masker buatan yang bisa dicuci, juga lebih baik daripada tidak menggunakan masker. Karena tidak semua penderita Covid-19, menunjukan gejala.” ucap Herlina

Di saat yang sama, Dra.Lucy Kurnisari yang saat ini menjadi anggota Komisi IX DPR RI, menyatakan apresiasinya kepada seluruh kader Partai Demokrat Surabaya telah turun ke masyarakat untuk melawan corona.

“Jajaran Fraksi Demokrat di DPRD Kota Surabaya rutin melakukan penyemprotan disinfektan baik di rumah warga, tempat ibadah, maupun di fasilitas umum. Pembagian sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan multivitamin sebagai upaya pencegahan Covid-19 juga dilakukan secara berkala oleh kader Partai Demokrat,” tutur Ning Lucy-sapaan akrab Lucy Kurnisari.

Ning Lucy juga mengatakan jika dirinya bersama anggota Fraksi Partai Demokrat dan pengurus DPC secara serentak turun untuk melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan dibeberapa wilayah Kota Surabaya sembari membagikan sembako untuk warga yang terdampak wabah Covid-19.

Tidak hanya itu, Ning Lucy juga mengabarkan jika dalam Raker Komisi IX DPR RI telah meminta agar Pemerintah secara masif melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) yang komprehensif terkait penanganan covid-19 kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan keresahan.

“Termasuk stigma di masyarakat terhadap pasien (baik yang sembuh maupun meninggal) dan petugas medis covid-19. Mudah-mudahan warga tetap sehat dan kuat menghadapi pandemi ini. Kami di DPR RI juga membahas hingga bagaimana skema bansos untuk masyarakat nantinya,” katanya.

Hal senada disampaikan Moch.Machmud anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi Demokrat, yang mengatakan bahwa dirinya bersama tim akan tetap melakukan aksi melawan Covid-19 ini sampai pandemi ini berakhir.

Di sisi lain, Elok Cahyani anggota DPRD Surabaya asal Demokrat akan lebih menekankan kepada sosialisasi dan edukasi tentang bahaya Covid-19 dan upaya pencegahannya.

“Di wilayah dapil saya, masih banyak masyarakat yang kurang memahami bahaya Covid-19. Untuk itu saya mengajarkan bagaimana pencegahan sederhana agar rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan juga melakuan penyemprotan disinfektan,” tandasnya. (q cox)

Reply