Berumur Satu Tahun, YMI ITS Wakafkan Desain Masjid untuk Indonesia

SURABAYA (Suarapubliknews) – Baru berumur satu tahun, Yayasan Manarul Ilmi ITS telah membuat pergerakan yang luar biasa. YMI ITS adalah sebuah yayasan yang didirikan para mantan rektor ITS untuk mewadahi aksi-aksi sosial kemanusiaan para alumni ITS dan masyarakat umum yang fokus pada pengelolaan dana wakaf, infaq dan zakat, sehingga siapapun yang peduli bisa turut berkontribusi.

Kegiatan satu tahun YMI ini antara lain, penyaluran beasiswa wakaf produktif dan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dengan alumni Teknik Arsitek ITS untuk program wakaf desain masjid dari ITS untuk Indonesia.

Para arsitek yang tergabung dalam aksi ini antara lain: Hari Sunarko (Ketua Kehormatan IAI Jatim 2018-2021 dan Ketua IAI Jatim 2015-2018), Andi Mapp (Dosen Arsitek ITS dan Wakil Ketua 2 IAI Jatim 2018-2021), Rhoni Dayu Sasono (Arsitek Developer Property Nasional), Ahmad Ragang Kautsar (Desainer Masjid Namira, Lamongan), Yuli Kalson Sagala (Arsitek internasional dan Ketua IAI Jatim 2018-2021), Defri Agata (Ketua IAI Jatim, Arsitek Masjid Kampus C Universitas Airlangga Surabaya) dan Ketua Badan Pendidikan IAI Jatim 2018-2021), serta Andi Rahman (Arsitek internasioanal dan desainer beberapa masjid wakaf di Indonesia sekaligus Koordinator Wilayah 2 IAI Jatim 2018-2021).

Acara satu tahun YMI ini dilaksanakan Sabtu (13/6) pagi di Lantai 2 Masjid Manarul Ilmi ITS dengan tema Mengabadikan Amal Anda, YMI mengawali kiprahnya dari masjid kampus ITS Sukolilo untuk memajukan peradaban Indonesia dan dunia

Menurut Triyanto, selaku Ketua Pengurus YMI ITS, selama satu tahun YMI telah melakukan banyak aktivitas untuk membantu masyarakat, terutama di wilayah yang dekat dengan ITS.

”Alhamdulillah selama setahun ini YMI telah mampu membantu ribuan warga Surabaya dan Jawa Timur melalui Program Senyum Sahabat, Senyum Dhuafa, Bedah Rumah dan peduli dampak Covid-19. Ke depan dengan dukungan dari alumni dan masyarakat, YMI ITS akan semakin memberi manfaat untuk masjid ITS, kampus ITS, Surabaya dan Indonesia,” terangnya.

”Terinspirasi alumni Arsitek yang pernah mewakafkan ilmunya untuk desain masjid, maka kami mengajak teman sesama alumni Arstek papan atas ITS untuk membuat program Wakaf Desain Masjid dari ITS untuk Indonesia,” tambah Ketua I YMI ITS, Adi Dharma.

Selain kerjasama dengan arsitek alumni ITS, pada kesempatan kali ini juga disalurkan beasiswa hasil wakaf produktif kepada dua mahasiswa, masing-masing atas nama Yosep Gunawan dan Fajar Vidianto. Yosep merupakan mahasiswa angkatan 2018 Teknik Elektro ITS asal Jakarta yang memiliki IPK 3,48. Sedangkan Fajar adalah mahasiswa angkatan 2017 Teknik Industri ITS asal Malang yang memiliki IPK 3,26. (q cox, Ros)

Reply