Berupaya Hasilkan Daging Unggulan, PSR Ngudi Rejeki Kediri Ubah Pola ke Profesional

KEDIRI(Suarapubliknews) – Bertujuan meningkatkan kualitas daging unggulan, Sekolah Peternakan Rakyat Ngudi Rejeki di Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kediri  mengubah pola sistem pengelolaan konvensional ke profesional.

Menurut Joni Sri Wasono, Ketua (SPR) Ngudi Rejeki, yang dimaksud konsep peternak sapi profesional ialah melihat bobot bibit jenis sapi itu sendiri, dan tidak sembarangan memilih jenis bibitnya

“Jika kita menerapkan polah tersebut tentunya akan mendapatkan sapi pedaging yang sesuai dengan harapan,” Ucap Joni Sri Wasono kepada Suarapubliknews.net. Jum,at (2/10/2020)

Menurut pria yang akrab disapa Wasono ini, komunitas Sekolah Peternak Rakyat (SPR) berdiri sejak tahun 2017, dan telah mendapatkan apresiasi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan harapan bisa mencetak peternak profesional di wilayah Kabupaten Kediri

“SPR Ngudi Rejeki saat ini menaungi sebanyak 60 peternak sapi yang tersebar di kabupaten Kediri dan luar daerah yakni wilayah Blitar,” Jelas ketua Sekolah Peternak Rakyat tersebut

Warsono menambahkan, jika SPR Ngudi Rejeki tidak berdiri sendiri, melainkan telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi. Diantaranya, dengan ITB, Kampus Uniska Kediri, kemudian SPR 1111 dan Paguyuban Alumni SMA 1 Kediri (Palmturi) 80.

“Kami juga melakukan evaluasi setiap bulannya supaya tidak ada persoalan, melalui wadah berdiskusi dalam ruang pertemuan, jika ada kendala yang rumit,baru kita tanyakan kepada perguruan tinggi yang kami ajak kerjasama,” tutupnya. (q cox, Iwan)

Reply