Berupaya Realisasikan Bendungan Kusan, Bupati Zairullah Studi Banding ke Tapin

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) – Bendungan Tapin menjadi tujuan kunjungan Bupati Tanah Bumbu HM.Zairullah Azhar bersama jajarannya, dalam rangka studi banding sebelum membangun bendungan Kusan yang ada di Kecamatan Teluk Kepayang.

Hasil dari studi banding itu Bupati Tanah Bumbu berencana akan melakukan Ekspose di Kementerian PUPR.

”Nanti setelah ini saya bersama Pak Zairullah akan ekpose di Kementerian PUPR bersama sejumlah SKPD terkait,” kata Sekda Tanah Bumbu Ambo Sakka kepada beberapa awak media, Rabu (10/11/2021 ).

Dalam setiap kampanye pada pilkada 2020 lalu, Zairullah selalu mengungkapkan dirinya akan membangun bendungan Kusan.
”Dan itu merupakan mimpi Pak Bupati agar daerah ini bisa mengatasi banjir di daerah ini yang dalam setahun 3-4 banjir,” ucap Ambo Sakka.

Ambo Sakka menegaskan, untuk data yang diperlukan membangun Bendungan Kusan pihaknya sudah tidak masalah. Bahkan mereka sudah sangat siap dan ingin secepatnya melakukan ekpose di Kementerian PUPR.

Sebelum meninjau lokasi bendungan, Ambo Sakka dan Kepala Balai Sungai Kalimantan II Fikri Abdurrachman berdialog di ruang rapat kantor badan pengelola soal sejarah Bendungan Tapin dan ekpose dari Bappeda Tanah Bumbu.

Untuk rencana pembangunan Bendungan Kusan, ungkap Ambo Sakka, pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan pihak Balai Sungai yang mendukung keinginan Zairullah membangun bendungan.

Seperti diketahui Bendungan Tapin termasuk dalam program pembangunan 65 bendungan besar di Indonesia yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bendungan yang mampu menampung air sebanyak 70,52 meter kubik ini baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Februari lalu.

Dibangun sejak 2015 dan selesai Oktober 2020 lalu. Bendungan ini menelan dana Rp 1,058 triliun murni dari APBN multiyears dan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ada di Kalimantan Selatan.

Bendungan ini dapat mengalirkan air sampai ke sawah-sawah milik petani seluas 5.472 hektare.

Selain itu, dapat menyediakan air baku untuk wilayah Kota Rantau, sebesar 500 liter per detik, selain itu disebut mampu mereduksi banjir sebesar 107 meter kubik per detik.

Bendungan Tapin juga dapat dijadikan konservasi air (ground water recharge), dan destinasi wisata di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapin.

Kepala Balai Sungai Kalimantan II Fikri Abdurrachman mengatakan, pihak sangat mendukung keinginan Tanah Bumbu untuk membangun Bendungan Kusan.
” Mari kita sama-sama berjuang agar Bendungan Kusan bisa direalisasikan,” katanya.

Pada kesempatan mengajak rombongan Tanah Bumbu mengelilingi lokasi bendungan, Fikri Abdurrachman sangat senang dan menyampaikan terimakasih atas kunjungannya ke Bendungan Tapin. (q cox, Imran)

Reply