Bupati Mojokerto Apresiasi Langkah Aice Group Rapid Test 1800 Pekerjanya

JAKARTA (Suarapubliknews) – Produsen es krim AICE melalui anak perusahaannya PT. Aice Ice Cream Jatim Industry melakukan Rapid Test kepada 1800 karyawannya. Hal ini diapresiasi Bupati Kabupaten Mojokerto H. Pungkasiadi, SH.

Menurutnya, aktifitas pencegahan yang dilakukan pelaku industri sangat menyokong upaya Pemerintah Daerah dalam7 menurunkan angka penyebaran virus di wilayahnya. “Kegiatan pemeriksaan rapid test dan kampanye bersama pemerintah, swasta dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan protokol pencegahan menjadi kunci perbaikan pandemic,” katanya.

Dalam kunjungannya di pabrik Aice yang berlokasi Kecamatan Ngoro Bupati ikut memantau kegiatan Rapid Tes sembari melakukan tur ke proses produksi di pabrikan es krim berteknologi modern ini. Rapid Test dijalankan secara bertahap selama lima hari sejak Jumat lalu.

Setiap hari dilaksanakan rapid test dan pengecekean kesehatan atas 400 orang karyawan. Kegiatan atas 1800 karyawan Aice Mojokerto ini yang mencakup karyawan tetap maupun oursource diperkirakan akan rampung pada Rabu (29/7) yang akan datang.

“Kemarin saya diberitahu bahwa di AICE diadakan Rapid Test. Saya tertarik dan apresiasi kegiatan Rapid Test Aice. Kegiatan ini saya anggap sangat baik” ujar Pungkasiadi.

Dalam kesempatan yang sama Bupati juga memberikan arahan dan bimbingan terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 kepada AICE. Menurutnya protokol kesehatan atau protokol covid-19 harusnya sudah tidak asing lagi dilakukan oleh semua pihak. karenanya semua pihak harus bersinergi dengan pemerintah pusat menghadapi pandemi.

“Langkah dan arahan penanganan covid dari Pemerintah, yang sedang dilakukan di pabrik ini, telah dijalankan dengan baik. Kita semua harus melakukan langkah tracing karena mendukung dampak ke proses perbaikan. Dan kesembuhannya juga akan tinggi,” jelasnya.

Kebijakan Pemerintahaanya akan mencakup empat hal. Pertama, Seluruh pihak secara bersama mengurusi kesehatan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Pabrik-pabrik yang berada di wilayah Mojokerto ini disematkan status sebagai “Industri Tangguh”. Kedua, Pemerintah menyiapkan Jaring Pengaman Sosialnya. Yang ketiga, Pemerintah melakukan upaya pemulihan ekonomi. Terakhir, menjalankan upaya penataan dan pengelolaan soal keamanan di wilayahnya.

Brand Manager AICE Group, Sylvana Zhong menyampaikan komitmen penuh perusahaan mengikuti dan mematuhi arahan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto. Aice menilai bahwa semua pihak harus bekerjasama dengan pemerintah dalam menghadapi pandemi ini.

Aice Group menilai kombinasi langkah komersial perusahaan memproduksi es krim yang dengan kandungan yang baik dengan upaya konkret pencegahan penyebaran virus di perusahaan menjadi kunci keselamatan karyawan Aice dan keluarganya.

“Kami berterima kasih atas arahan dan bimbingan dari pemerintah. Sebagai salah satu pabrik yang beroperasi di daerah Mojokerto, berkomitmen untuk bekerja bersama pemerintah untuk bahu membahu menangani Pandemi Covid- 19 ini. Inisiatif secara mandiri melakukan medical cek up dan sekaligus rapid test kepada seluruh karyawan merupakan salah satu rangkaian dari program penanganan COVID-19,” lkatanya.

Sebelumya Aice Group telah menjalankan program pembagian masker gratis kepada petugas medis, karyawan , dan tim distributor serta masyarakat sekitar pabrik. “Kedepannya kami akan terus menjalankan serangkaian program dan pembagian masker dalam membantu pemerintah, tenaga medis dan lainnya dan berharap agar pandemic ini bisa segera berakhir,” tutup Sylvana. (q cox, tama dinie)

Reply