Cetak Pemimpin Masa Depan dari Santri, Program PPM PT.Arutmin Site Batulicin Berikan Fasilitas Gratis

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) – Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT. Arutmin Site Batulicin sudah memberikan jaminan gratis kepada Santri Tahfiz binaannya.

“Selain itu fasilitasnya ditanggung makan 3 kali sehari. Semua difasilitasi asrama lengkap dengan perangkat nya,” kata Pembina rumah Tahfiz Fathul Azis.

“Program tahfiz qur’an ini sudah berlangsung dari awal Februari kemarin, meskipun percobaan tapi kita buat percobaan masuk bulan Mei dan Juni. Bulan Juli ini akan kita buka lagi dan Insyaallah targetnya seluruh Kabupaten Tanah Bumbu,” ucapnya.

Dia menambahkan, Program ini merupakan program PPM PT Arutmin Site Batulicin, yang pesertanya berbeda beda. “Sejak bulan perbruari sekitar 15 orang. Kemudian bulan April lebih banyak melanjutkan mengikuti Tahfiz ini sementara bulan Mei ini yang tersisa 11 orang,” jelasnya.

Adapun kapasitas para santri itu, pihaknya membatasi 18 kamar khsusus pria. Kemudian untuk usia minimal SMP sederajat dan setidaknya usia .dan yang di prioritaskan adalah anak anak SMA.

“Kegiatan program ini berlangsung dalam 1 bulan, kerena saat di coba program 1 Juz untuk 4 bulan para peminatnya sangat kurang akhir kami inovasi kan menjadi 1 bulan dengan ganti peserta dengan catatan lancar baca Al quran,” terangnya.

Selama memasuki bulan ke 4 ini tandasnya, para santri sudah mendapatkan 10 Juz lebih, sementara dalam 1 bulan itu tergantung dari kemampuan santrinya.

“Ada yang 4 Juz dalam 1 bulan itu paling minimal dalam 1 bulan itu 1 Juz terkait pesertanya semula berada pada lingkar tambang seperti satui dan Angsana,” paparnya.

Bulan Juli ini, ungkapnya, akan dibuka lagi dan dengan harapan targetnya seluruh Kabupaten Tanah Bumbu

“Targetnya, minimal kalau kembali ke kampung halamannya setidaknya bisa membantu jamaah di Masjid atau jadi Bilal dan lebih bagus lagi jadi Imam. Kerena mereka dicetak dan diharapkan akan menjadi generasi pemimpin seterusnya.

“Disamping itu yang diajarkan kepada mereka adalah leadershipnya. Kewirausahaannya, semisal dilatih membuat telur asin kemudian mentoring agamanya juga di tanamkan pada mereka,” tutupnya. (q cox, Imran)

Reply