Crescere Group Naungi 6 Bisnis Unit Ala Mahasiswa Hotel Management UK Petra

SURABAYA (Suarapubliknews) – Sempat tidak terlaksana pada awal pandemic covid 19 masuk ke Indonesia dan hanya terlaksana untuk kalangan terbatas pada 2021, kelas praktik Manajemen Operasional Hotel (MOH) UK Petra digelar dalam masa new normal dengan konsep berbeda.

Seketaris Program Hotel Management UK Petra Agung Harianto, S.Pd., M.M. mengatakan pada awal pandemi, mahasiswa hanya menjalankan praktek secara online bisnis dan pada tahun lalu kelas dibuka hanya untuk kalangan kampus. Baru pada tahun ini dibuka kembali untuk umum.

Mengusung nama Crescere Group, sebanyak 68 mahasiswa program Hotel Management UK Petra gelar praktik nyata layani masyarakat umum. “Selama satu semester, para mahasiswa semester enam ini mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum pada akhirnya mulai 16 Februari yang lalu baik secara online maupun offline mulai menjalankan baik itu hotel, café, restaurant hingga laundry,” katanya

General Manager Gerarldine Audrey Suwondo Crescere Group mengatakan Crescere sendiri berasal dari Bahasa Latin yang artinya bertumbuh atau semakin besar. “Dengan adanya kelas ini diharapkan seluruh staf mahasiswanya dapat bertumbuh dan berkembang, sehingga mampu memberikan dan mengembangkan pelayanan yang terbaik pada pelanggan,” katanya.

Uniknya terletak pada konsepnya, Crescere Group ini sendiri merupakan unit bisnis yang terbagi menjadi enam. Yaitu Crescere Hotel, Acacia Restaurant, Meltshake Cafe, Fatwok (Kitchen), Namu (Pastry & Bakery) dan Tjutji-tjutji Laundry.

Sehingga ada brand yang memang dijalankan secara sistem Pre Order terlebih dahulu. Misalnya seperti Fatwok Kitchen dan Namu Pastry & Bakery menggunakan sistem cloud kitchen, yang bisa diambil sendiri di kampus atau dikirimkan melalui layanan jasa kurir.

Mengambil nuansa rustic (pedesaan), maka dekorasi pun menggunakan konsep hutan dan pohon dengan dominasi warna hijau, krem dan putih pada seragamnya. Food and Beverage yang dihasilkan oleh para mahasiswa semester enam ini mencapai 163 produk. Konsep FnB nya mengangkat menu Asia dengan Fusion Western. Sedangkan untuk hotel tersedia tiga kamar dan untuk laundry menyuguhkan 34 tipe service.

Setiap mahasiswa yang akan menjalankan MOH ini mendapatkan modal awal dari UK Petra sebesar Rp 60 juta yang digunakan untuk biaya operasional untuk memulai sebuah bisnis. “Mulai dari dekorasi, membeli bahan hingga seragam. Hasil keuntungan akan diberikan atau dikembalikan pada mahasiswa yang menjalankan MOH ini,” rinci Agung.

Sehingga dengan demikian para mahasiswa belajar mempraktekkan sebuah ide menjadi bisnis yang disesuaikan dengan perubahan saat ini. Tentu saja dengan supervisi dari para dosen. (Q cox, tama dinie)

Reply