Di Momen Bulan Bhakti PUPR, Bupati Tanah Bumbu Ingatkan soal Tahun Politik 2023 

BATULICIN (Suarapubliknews) – Bupati Tanah Bambu Zairullah Azhar mengingatkan kepada jajarannya untuk tidak terlibat dalam politik praktis, karena tahun 2023 memasuki tahun politik dengan eskalasi yang semakin tinggi,

“Saya minta kita semua untuk menjaga jarak bahkan tidak terlibat dalam politik praktis dan sangat berhati-hati dalam membelanjakan uang negara,” ucap Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar saat memberikan sambutan Menteri PUPR pada peringatan Bhakti PUPR ,Senin (05/12/2022) di halaman kantor Bupati.

“Tugas kita sangat jelas , dan memastikan agar semua tugas pembangunan infrastruktur dilaksanakan serta memberikan layanan publik yang semakin baik dan berkualitas.,”paparnya.

Dia juga tak henti-hentinya mengingatkan soal prinsip “4 Big No’s” (No Gift, No Briberi, No Kickback dan No Luxurious lifestyle) agar kementerian PUPR yang mana dan akhlaknya Karimah.

Masih dalam sambutan Menteri, Bupati pendiri Tanah Bumbu ini juga menyampaikan, bahwa 1 milestone penting yang akan dicatat dalam perjalanan bangsa kita adalah pembangunan ibukota negara atau IKN nusantara yang telah dimula sejak Agustus 2022 lalu di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) yang meliputi penyiapan lahan matang pembangunan jalan logistik jalan tol Jalan Lingkar Embong dan minta ke air baku gedung perkantoran dan hunian pada pekerja.

Hal ini mencerminkan komitmen dan kesungguhan Indonesia dalam mewujudkan IKN sebagai bagian dari mimpi Indonesia maju 2045

“Minat investor pun kini mulai tampak tidak hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri seperti Uni Emirat, Arab Jepang Republik Korea lrt Finlandia ,” jelasnya.

Untuk mengakomodasi minat dan kebutuhan tersebut kita akan memberikan karpet merah yang lebih merah dari biasanya.

“Ini termasuk dengan mempercepat penyiapan lahan zona 1 B dan 1 C, paralel dan zona 1A. kita ingin memastikan bahwa
keinginan bapak presiden untuk melaksanakan upacara HUT kemerdekaan RI 2024 di IKN dapat kita wujudkan
dengan fokus pada kualitas estetika berkelanjutan lingkungan tadi,” tutupnya. (q cox, Imran)

Reply