Dimsum Choie, Harga Kaki Lima, Varian Hotel Bintang Lima

SURABAYA (Suarapubliknews) – Meski makanan khas Tionghoa, dimsum tidak asing lagi buat lidah kebanyakan masyarakat Indonesia. Tak heran, kudapan ini terbilang mudah dijumpai. Salah satunya dikawasan Merr Surabaya, Dimsum Choie yang memiliki banyak varian.

Owner Dimsum Choie, Endy Santoso mengatakan mengusung konsep dimsum kaki lima, usaha yang sudah berjalan sejak 2013 ini bermula dari gerobak yang tersebar dibeberapa mini market.

“Lalu kami membangun outlet dengan konsep container di lokasi ini dengan harapan dapat menyasar semua kalangan, namun pada akhirnya alhamdullillah merekayang bermobil malah yang sering mampir,” katanya.

Saat ini ada 23 varian dimsum yang ditawarkan dengan berbagai nama yang unik seperti Pikachu dengan isian ayam, udang, jamur kuping, kacang dan kucai; Titanic dengan isian ayam, udang, wortel, sawi dan sawi daging; Segitiga Bermuda dengan isian ayam, udang dan jamur tungku.

Selain itu ada juga Hakau, Siomay, Lumpia Kulit Tahu, Keichak dan aneka bakpao seperti Bakpao Tela, Bakpao Pandan, Bakpao Galau degan isian fla telur, kismis dan susu; Bakpao Durian; BakpaoAyam Merah dengan saos bakar serta Bakpao Kungfu dengan isian ayam, udang dan sawi putih.

“Semua varian dimsum dipatok harga Rp 13.000 per klakat, sementara untuk suki dipatok mulai harga Rp 9.000 samapai dengan Rp19.000,” terang Endy.

Uniknya selain dapat menikmati dimsum, di outlet yang terletak di Raya Soekarno Hatta ini juga ada coffee shop yang menjual kopi kekinian. Konsultan Kopi Sejuta Cerita, Barto Dahana menambahkan ada 8 varian kopi dan 4 non kopi yang ditawarkan.

“Untuk yang kopi ada Es Kopi Bir yang terbuat dari campuran kopi dan soda, Es Kopi Susu Santan, Es Kopi Susu Jahe yang special. Untuk non kopi Ada Es Soklat Milk dan Es Matcha Milk yang bisa dicoba,” katanya.

Owner Dimsum Choie sekaligus istri dari Endy Santoso, Dewi Damayanti menambahkan ke depannya ada yang special bagi pengemudi ojek online yang melintas disekitara outlet Dimsum Choie. (q cox)

 

Reply