Dorong Anak Yatim Menuju Generasi Emas, LKSA Gelar Munas ke II di Banjarmasin

BATULICIN (Suarapubliknews) – Musyawarah Nasional II Forum Nasional (Fornas), Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tahun 2022, mulai berlangsung di Kindai Hotel Banjarmasin Kalimantan Selatan. Senin (10/10/2022)

Kegiatan Munas II ini dihadiri para pengelola pemimpin anak yatim se Indonesia yang diselenggarakan dengan tema “Perubahan Paradigma Pengelolaan Organisasi Untuk Meningkatkan Pelayanan Dan Pengasuhan”.

Ketua Panitia penyelenggara Munas Ke II Fornas LKSA-PSAA Tahun 2022, Syaiful Islami menyampaikan harapan, agar Panti Asuhan se-Indonesia bisa berdiri kokoh dan maju demi anak-anak yatim piatu.

Tercatat peserta Munas yang hadir dari seluruh Indonesia ini berjumlah 663 orang dan kegiatan ini diharapkan penuh dengan manfaat dan keberkahan.

Kemudian Plt Ketua Umum Fornas LKSA-PSAA, M Syakir turut menyampaikan ungkapan terima kasih kepada segenap pengurus Fornas atas kerja samanya dalam penyelenggaraan kegiatan Munas.

Sementara itu, Ketua Penasehat Munas ke 2 Fornas LKSA-PSAA Tahun 2022 dan juga Pengasuh Istana Anak Yatim Darul Azhar Bersujud yang merupakan Bupati Tanah Bumbu, Abah HM Zairullah Azhar, mengungkapkan rasa syukur karena telah diberi penghormatan, rasa kepercayaan yang mana hal ini telah lama menjadi cita-cita bersama dan kini bisa diselenggarakannya Munas secara membanggakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Secara singkat HM. Zairullah Azhar menjelaskan, dimulai sejak tahun 1980 dirinya telah mengemban amanah mengasuh anak-anak yatim, dengan jumlah 48 anak yang kemudian telah berkembang hingga 3.000 anak dengan latar belakang yang datang dari berbagai penjuru Indonesia yaitu Papua, Sumatera, Jawa, NTT, NTB dan Sulawesi, yang kemudian terbangun Istana Anak Yatim.

“Pada kesempatan ini, saya membawa doa dan harapan baik pada anak-anak yatim kita, sebagai generasi cerdas dan tangguh untuk masa depan,”ujar Zairullah.

Dia juga memaparkan, Istana Anak Yatim telah menghantarkan pendidikan bagi anak yatim dari segala jenjang termasuk lulusan S2, baik yang berada di dalam negeri hingga menempuh pendidikan ke luar negeri termasuk ke negara Arab dan Belanda, kemudian telah ada 44 anak yatim yang menempuh pendidikan S2, dan 300 lebih anak telah selesai pendidikan S1, prestasi lainnya santri Istana Anak Yatim juga telah menjadi penghafal Al-Qur’an bahkan dalam waktu 3 bulan hafal 30 Juz.

Data menjelaskan ada sekitar 4 juta anak yatim se-Indonesia, di wilayah Kalimantan Selatan memiliki kurang lebih 20 ribu anak yatim, dan terakomodir sekitar 12 ribu anak.

Pembukaaan kegiatan Munas Ke 2 Fornas LKSA-PSAA Tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Selatan, berlangsung dengan meriah. Diantaranya kegiatan di isi dengan suguhan Tarian Cinta Nusantara dan Tarian Langkah Cahaya oleh Putri Istana Anak Yatim. Kegiatan juga di isi dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh putra dan putri Istana Anak Yatim serta doa bersama.

Sementara itu kegiatan dihadiri oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi, Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Salahuddin Yahya, Gubernur Kalsel diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, Komisioner KPAI Pusat, Jasra Putra, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian, Penasehat Munas 2 Fornas LKSA-PSAA, Abah HM Zairullah Azhar, Plt Ketua Umum Fornas, M Syakir serta para Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat bersama Pejabat lingkup Pemkab Tanah Bumbu. (q cox, Imran )

Reply