Dorong Kemajuan Pendidikan di Tanbu, Ini Pesan Bupati Zairullah Kepada Anggota MKKS se Kalsel

TANAH BUMBU (Suarapubliknews) –Hadir di acara silaturahmi Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kalimantan Selatan, Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar bercerita soal 3.000 santri di Pesantren yang didirikannya, yang hampir semuanya adalah anak yatim.

“Ada sekitar 300 an yang sudah mengenyam pendidikan S1 dan 44 orang S2.,” kata Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar di Aula SMA 1 Negeri Kusan Hilir, Sabtu (16/10/2021).

Selain itu, Zairullah juga memiliki beberapa Sekolah Tinggi di Banjarmasin dan Tanah Bumbu.

Kemudian Bupati Zairullah menyampaikan, jika dirinya sangat berbahagia karena bisa bertemu dengan para pimpinan di sekolah SMA se Kalsel, karena Guru adalah hal yang paling penting dalam dunia pendidikan.

Bupati juga mengatakan, untuk mendukung dan mendorong kemajuan dunia pendidikan, pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya juga menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritas, bahkan program satu rumah satu hafidz atau hafidzah juga diluncurkan untuk mendukung kemajuan pendidikan di Tanah Bumbu.

“Yang kita tahu beberapa negara di dunia ini tidak ada yang berhasil tanpa adanya guru, sehingga ini mendorong saya mendirikan ZA Foundation yang tujuannya mensupport pendidikan yang ada di Tanah Bumbu,” jelasnya.

Khususnya dengan informatif dan inovatif, sehingga Pendidikan di dunia dikuasai orang Indonesia khususnya Kalimantan Selatan dan membantu kemajuan Pendidikan.

Di akhir sambutannya Bupati mengajak seluruh anggota forum MKKS saling mendoakan untuk Kemajuan Pendidikan dan ia juga memperkenalkan destinasi wisata religi di Bumi Bersujud.

Sementara Ketua MKKS Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan, kehadiran Bupati pada kegiatan itu memang sangat diharapkan, sehingga apa yang menjadi program sekolah dapat diserap.

Pihaknya juga berharap koordinasi ini tetap berlanjut sehingga prestasi anak-anak dari Kalimantan Selatan yang memang cukup banyak bisa dilihat langsung oleh Bupati.

Ke depan, program MKKS yang akan disampaikan kepada Pemkab Tanah Bumbu diantaranya terkait dengan pembagian wewenang antara Pemprov dan Pemkab.

Ia mengungkapkan, selama ini tidak ada kendala yang terjadi, koordinasi yang dilakukan selama ini juga lancar.

“Koordinasi kami selama ini sangat intens sekali, sehingga seolah-olah tidak ada garis pembatas kewenangan yang terjadi,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kalsel HM Yusuf Effendi beserta jajaran, Pengawas Pembina Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Kalsel, Ketua MKKS Prov. Kalsel, Ketua MKKS SMA Kabupaten se Kalsel, Kepala Sekolah se Kalsel, dan undangan lainnya. (q cox, Imran)

Reply