DPP PDIP Rekom Pasangan Eri Cahyadi-Armuji, Begini Respon Kader di Surabaya

SURABAYA (Suarapubliknews) – Setelah menjadi teka-teki yang panjang, akhirnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menunjuk nama Eri Cahyadi dan Armuji sebagai pasangan Bacawali dan Bacawawali untuk Pilkada Surabaya 2020.

Pengumuman untuk wilayah Kota Surabaya terkesan menjadi puncak acara karena ditempatkan di paling akhir di acara tele conference oleh Puan Maharani Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, yang kini menduduki posisi Ketua DPR-RI.

Mewakili jajaran pengurus dan kader PDIP di Surabaya, Taru Sasmita selaku Bendahara DPC PDIP Kota Surabaya, mengatakan bahwa nama-nama yang direkom tentu telah dipertimbangkan secara matang oleh DPP, bahkan dianggap sebagai keputusan yang baik dan bijaksana.

“Karena sebagai petugas partai yang selama ini berada di eksekutif, Mas Eri dengan pengalaman di Bappeko, tentu lebih menguasai persoalan Kota Surabaya. Dan Mas Armuji yang menjadi anggota legislatif sejak 1999 hingga sekarang di Provinsi, tentu sangat berpengalaman sekaligus menguasai,” ucap Taru usai mengikuti acara tele conference di Kantor DPC PDIP Surabaya jalan Setail no 8 Surabaya.

Disinggung soal bakal calon lain yang berasal dari kader partai, Taru mengatakan bahwa dirinya meyakini bahwa seiring dengan pendewasaan partai, maka para kader akan mendahulukan misi daripada posisi.

“Kultur PDIP itu, jika rekomendasi sudah turun maka seluruh kader akan tegak lurus, tetapi dalam pelaksanaannya kami akan membuat monitoring dan evaluasi. Maka jika ditemui kader yang tidak turut mengamankan rekomendasi maka akan dijatuhi sanksi. Ini sesuai perintah Ketua Umum,” jelasnya.

Maka setelah pengumuman ini, kata Taru, pembina wilayah DPC dibagi habis itu akan segera turun untuk menyampaikan soal rekomendasi tersebut. Ini sekaligus menyolidkan kader, jika barangkali masih ada kader yang bersilang pendapat.

“Menggelar rapat konsolidasi terkait rekom dari DPP,” tandasnya.

Ditanya soal optimisme PDIP di gelaran Pilwali Surabaya 2020, Taru dengan tegas mengatakan bahwa mesin politik partai di wilayah Surabaya masih tetap solid. “Mesin partai sudah kita panasi dari jauh hari sebelumnya, maka kami yakin jika mesin partai hanya tinggal pencet tombol. Prinsipnya sudah siap, apalagi dukungan dari eksternal,” tegasnya. (q cox)

Reply