Dukung Autisme Agar Dapat Meraih Potensi Maksimal, Citicon Minta Buatkan Vincent Lukisan Khusus.

SURABAYA (Suarapubliknews) ~ PT. Citicon Nusantara Industries menjalankan program sosial untuk mendukung autisme di Indonesia, dimulai dengan menggandeng Vin Autism Gallery Surabaya.

Program sosial ini diawali dengan goresan kuas di kanvas 1,8 x 2 m oleh Direktur PT. Citicon Nusantara Industries Cipto Prabowo Atmojoyang nantinya dilanjutkan oleh pelukis Vincent Prijadi Purwono seorang anak berkebutuhan khusus di Vin Autism Gallery,

Direktur PT. Citicon Nusantara Industries Cipto Prabowo Atmojo mengungkapkan bahwa program sosial ini bertujuan untuk mendukung anak berkebutuhan khusus di Indonesia agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

“Program sosial bertujuan untuk mendukung anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Kami percaya bahwa setiap individu berhak atas kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi mereka,” ungkapnya.

Vin Autism Gallery merupakan galeri seni yang menampilkan karya lukisan Vincent Prijadi Purmono. Galeri ini dibuka untuk umum yang memiliki cerita perjuangan Vincent, sebagai seorang anak yang terlahir dengan autism dalam menemukan jati dirinya.

Cipto merasa senang karena dapat berperan dalam membantu komunitas autism agar mencapai potensi mereka secara maksimal. Sehingga dengan adanya program dari PT. Citicon Nusantara Industries ini, individu dengan autism bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami senang dapat memainkan peran dalam membantu komunitas autisme mencapai potensinya yang maksimal. Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mempromosikan inklusi sosial, dan kami berharap program ini akan membantu individu-individu dengan autisme untuk mengembangkan kemampuan dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” lanjutnya.

Maka melalui program sosial yang digerakkan Citicon, Cipto ingin agar para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, bisa fokus untuk membantu mengembangkan potensi anak autisme dengan serius. “Mungkin banyak orang yang tidak tahu bagaimana caranya. Itu yang saya harapkan ke depan juga mereka bisa tahu melalui program-program ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Cipto menambahkan bahwa potensi anak penyandang autisme itu beragam, sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing yang dimiliki. Ia yakin bahwa penyandang autisme memiliki potensi yang luar biasa.

“Karena ternyata, mereka ini bukan anak yang tidak bisa apa-apa, tetapi anak yang bisa berkarya. Salah satunya Vincent penyandang autisme berusia 19 tahun yang berulang kali mampu menembus event pameran dan kompetisi di dalam dan luar negeri.

PT. Citicon Nusantara Industries juga akan terus bekerja sama dengan organisasi-organisasi yang bergerak dalam bidang autisme untuk mengembangkan program-program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup individu-individu dengan autisme. Harapannya program ini dapat terus memberikan dukungan yang signifikan kepada komunitas autisme di masa mendatang.

Ayah dari Vincent Prijadi Purwono, Rudy Purwono, anak dengan autism spectrum disorder (ASD) atau yang lebih sering disebut autisme, menyampaikan anak dengan autisme bisa produktif dan memiliki kemampuan yang tak kalah dengan anak lainnya.

“Orang tua dengan anak autis harus jeli melihat kelebihan anaknya. Kelebihan setiap anak berbeda. Di sinilah peran orang tua. Begitu ketemu, fokus dikembangkan saja. Itu akan jadi sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Vin Autism tak hanya berfungsi sebagai galeri lukis tapi bertransformasi menjadi ruang sharing bagi para orang tua. “Kami ingin share dari sisi parenting juga. Karena hal terbesar sekaligus kunci paling penting untuk menangani anak-anak dengan autisme ini justru dari sisi orang tuanya,” ungkapnya.

PT. Citicon Nusantara Industries adalah perusahaan manufaktur bahan bangunan dengan produk bata ringan, panel lantai, panel sandwich, dan mortar dengan merek Citicon. Dimana perusahaan ini aktif bergerak mendukung konstruksi ringan dalam pembangunan di Seluruh Indonesia. (q cok, tama dini)

Reply