Dukung Pemutusan Penyebaran COVID-19, Sampoerna Lakukan Vaksinasi Gotong Royong Karyawan di 42 Lokasi di Indonesia

JAKARTA (Suarapubliknews) – Melanjutkan program vaksinasi Gotong Royong bagi 38.000 karyawan, PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) memvaksinasi seluruh karyawan langsung dan tidak langsung yang berjumlah sekitar 65.000 orang.

Program ini merupakan upaya nyata dari Pemerintah Republik Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dalam mendukung pelaku usaha untuk mendapatkan akses vaksin COVID-19 bagi para karyawannya.

Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis mengatakan prioritas saat ini adalah mendukung program vaksinasi untuk memberikan perlindungan bagi karyawan, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mengakselerasi program vaksinasi sehingga bisa ikut mendukung pemulihan ekonomi nasional. “Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah dan KADIN atas program vaksinasi Gotong Royong,” katanya.

Selain vaksinasi, Sampoerna juga senantiasa menerapkan protokol kesehatan serta sanitasi yang ketat, sekaligus beradaptasi dengan standar kebiasaan baru dalam menjalankan kegiatan usaha. Hal ini dilakukan dengan mengacu pada arahan dan peraturan Protokol Pencegahan COVID-19 bagi pelaku usaha yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Khusus untuk menjaga kualitas produk dan integritas merek,

Sampoerna senantiasa menerapkan protokol yang ketat dengan mengkarantina produk selama 5 (lima) hari sebelum pendistribusian, yaitu hampir dua kali lebih lama daripada rekomendasi yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (European CDC).

“Pandemi belum berakhir dan kami berkomitmen untuk terus berperan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional, antara lain melalui dukungan terhadap program vaksinasi dan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tutup Mindaugas.

Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid mengatakan program vaksinasi gotong royong merupakan upaya dari KADIN untuk berkontribusi kepada bangsa dan membantu Pemerintah untuk pulih dari situasi pandemi sehingga perekonomian bangsa juga secara otomatis dapat bangkit. Program ini juga merupakan upaya untuk mendukung upaya pemerintah mencapai kekebalan komunal (herd immunity).

“Kami mengapresiasi komitmen Sampoerna melindungi karyawannya dari ancaman COVID-19 melalui vaksinasi mandiri. Selain itu, kami juga mendorong perusahaan untuk berpartisipasi dalam gerakan KADIN Perang Lawan Pandemi dimana kami akan membantu pemenuhan kebutuhan Oksigen dan membantu kebutuhan rumah sakit darurat,” katanya.

Sampoerna telah melakukan vaksinasi mandiri tahap kedua dari tanggal 3 hingga 16 Juli 2021 dan menjangkau 8.000 karyawan di 42 fasilitas yang tersebar di 33 Kabupaten/Kota, termasuk di fasilitas produksi Sampoerna yang berlokasi di Pasuruan, Probolinggo, dan Malang.

Seiring dengan hal tersebut, Sampoerna juga senantiasa menghimbau para karyawannya untuk menjalankan protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi, baik melalui program vaksinasi Gotong Royong maupun program dari pemerintah. Tentunya, Sampoerna terus mendorong program vaksinasi sesuai dengan alokasi dari program vaksinasi Gotong Royong maupun pemerintah sampai kebutuhan vaksin seluruh karyawan Sampoerna dapat terpenuhi. Selanjutnya, KADIN telah mengalokasikan program vaksinasi Gotong Royong tahap ketiga untuk Sampoerna, yaitu untuk 30.000 karyawan yang akan dilaksanakan secara bertahap mulai akhir Juli 2021.

Wakil Ketua Umum KADIN Shinta Kamdani mengatakan, selain mengakselerasi proses vaksinasi Gotong Royong dengan perusahaan yang telah mendaftar, KADIN juga membuat sentra vaksinasi Gotong Royong untuk mempermudah akses vaksin mandiri bagi perusahaan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Kami berkolaborasi dan bekerja sama dengan pelaku usaha untuk membuat sentra vaksinasi dan salah satunya dengan Sampoerna, di mana kami telah menyediakan sentra vaksinasi di kawasan industrial Karawang untuk memvaksinasi lebih dari 10.000 karyawan di kawasan tersebut,” katanya. (q cox, tama dinie)

Reply