Dukung Program Pemkot Surabaya, Asuko Pet Shop Bagikan Tas Kain

SURABAYA (Suarapubliknews) – Sejak diterbitkannya Perwali tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik pada 9 Maret 2022 lalu, hampir disetiap toko ritel dan pasar di Kota Surabaya membmbatasi pengunaan pembungkus tidak ramah tlingkungan ini. salah satunya adalah Asuko Pet Shop.

Owner Asuko Pet Shop, Wiwiek mengatakan pihaknya sejak awal penerbitan perwali sudah membatasi pengunaan kantong plastik. “Sebisa mungkin kami hanya memberikan kantong plastik jika diperlukan,, kami menyarankan pelanggan untuk membawa kantong belanjaannya sendiri,” katanya.

Menyambut anniversary ke 3 bulan agustus lalu, Asuok Pet Shop membakikan tas kain untuk para pelanggan setianya. “Ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah, kami berharap pelanggan dapat menggunakannya saat berbelanja kebutuhan anabulnya (Anak Bulu,- red),” lanjutnya.

Diakui Wiwiek permintaan pakan hewan, khususnya kusing dan anjing dimasa pandemi hingga saat ini terus mengalami peningkatan. “Pandemi banyak masyarakat yang memelihara anabul sebagai hiburan saat pembatasan dan akhirnya keterusan hingga saat ini,” terang pemilik 7 ekor kucing domestic itu.

Namun sayangnya beberapa diantara pemilik binatang peliharaan ada yang mengurangi kualitas pangan untuk anabulnya. “Beberapa pemilik anjing menurungkan standart pangan anabulnya, karena mahalnya harga pangan, khususnya anjing – anjing besar. Sedangkan para pemilik kucing beberapa malah menaikkan kualitas pangan,” ceritanya.

Wiwiek berharap seiring meredanya pandemi dan membaiknya perekonomian kesejahteraan anabul semakin diprioritaskan oleh para pemilik. Karena kualitas pangan yang baik juga berpengaruh terhadap kesehatan hewan peliharaan.

“Pangan berkualitas memang tinggi harganya, namun resiko terhadap kesehatan anabul pun semakin berkurang,” tutupnya yang memelihara seekor kucing domestic berwarna putih kuning bernama Kupit sebagai mascot di tokonya. (Q cox, tama dini)

Reply